Breaking News
Trending Tags

Desak Bentuk TGPF, Amnesty Internasional Sinyalir Proses Hukum Pelaku Teror Aktivis KontraS akan Terkendala

  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendesak Kepolisian RI segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran adanya hambatan akses hukum, karena para tersangka diduga berada di bawah perlindungan institusi militer tertentu.

Usman Hamid mensinyalir proses penegakan hukum oleh kepolisian terkendala, karena keberadaan para pelaku yang sulit dijangkau secara prosedur sipil biasa. Hal ini memicu desakan agar Presiden segera turun tangan dengan membentuk tim khusus guna memastikan keadilan bagi korban.

“Pelaku belum ditangkap polisi karena diduga kuat sedang bersembunyi di dalam area instansi tertentu, yaitu Markas BAIS TNI. Kami mendesak polisi segera menangkap dan mendesak Presiden membentuk TGPF Independen,” ujar Usman Hamid di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Lebih lanjut, Usman menyatakan keraguan mendalam atas transparansi proses hukum jika perkara ini sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme internal militer.

Menurut dia, pelibatan tim independen menjadi penting mengingat adanya potensi konflik kepentingan dalam penanganan kasus yang melibatkan oknum perwira.

“Kami meragukan kasus ini bisa tuntas jika ditangani oleh TNI,” tegas Usman.

Desakan Amnesty International ini merespons pernyataan Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI, Yusri Nuryanto, yang sebelumnya telah mengungkap identitas empat tersangka dalam kasus ini. Para tersangka tersebut adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES yang berasal dari matra Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Meskipun pihak Mabes TNI telah memberikan jaminan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan melalui sidang terbuka di Oditur Militer, Usman Hamid tetap memandang pengawasan publik melalui Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) adalah langkah paling tepat untuk menjamin objektivitas kasus yang menimpa Andrie Yunus tersebut. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Menjadi Korban Penipuan, Penerjemah  Kenegaraan Asal Korea Selatan Kesulitan Mencari Keadilan di Indonesia

    Menjadi Korban Penipuan, Penerjemah  Kenegaraan Asal Korea Selatan Kesulitan Mencari Keadilan di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Hur Young Soon, yang akrab disapa Ms Ayu, seorang penerjemah kenegaraan asal Korea Selatan, mengaku menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan investasi senilai Rp5,9 miliar yang berkaitan dengan PT Corpus Prima Mandiri. Ms Ayu merupakan salah satu dari lima warga negara Korea Selatan yang mengaku kehilangan dana investasi yang mereka tanamkan sejak […]

  • Curi Motor di Batangtoru, Pria Ini Kabur ke Tempat Rehabilitasi Narkoba Panyabungan

    Curi Motor di Batangtoru, Pria Ini Kabur ke Tempat Rehabilitasi Narkoba Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Polsek Batangtoru bersama Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menangkap seorang pria berinisial DF alias NB (28) yang nekat bersembunyi di dalam lembaga rehabilitasi narkoba setelah menggasak sepeda motor milik jamaah masjid. Pelaku yang merupakan warga Desa Huta Tonga tersebut diringkus polisi di wilayah Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), setelah sempat berpindah-pindah […]

  • Selamatkan 813 Ribu Jiwa, Polda Sumut Gagalkan Peredaran 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja

    Selamatkan 813 Ribu Jiwa, Polda Sumut Gagalkan Peredaran 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Polda Sumatera Utara (Sumut) menyelamatkan sekitar 813.000 jiwa masyarakat dari ancaman narkoba setelah menggagalkan peredaran 72 kilogram sabu dan 151 kilogram ganja dalam rangkaian operasi besar pada Minggu, 26 April 2026. Keberhasilan itu mencakup pengungkapan tiga kasus berbeda yang melibatkan jaringan lintas provinsi hingga jaringan internasional asal Malaysia. Kabid Humas Polda Sumut […]

  • Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Hutabargot Masih Masif

    Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Hutabargot Masih Masif

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kilometer 2, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hingga kini masih terus berlangsung secara masif. Meski telah berulang kali memakan korban jiwa akibat tertimbun longsor dan sering dirazia oleh tim gabungan Polres serta TNI, para penambang seolah tidak gentar dan terus […]

  • Serangan Udara Iran Guncang UEA, Bandara Dubai Rusak dan Burj Al Arab Terbakar

    Serangan Udara Iran Guncang UEA, Bandara Dubai Rusak dan Burj Al Arab Terbakar

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Abu Dhabi, ReportaseNews – Ketegangan di kawasan Teluk mencapai titik didih setelah Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan gelombang serangan masif yang melibatkan 137 rudal dan 209 drone asal Iran pada Minggu (1/3/2026). Meski sistem pertahanan udara UEA berhasil mencegat mayoritas amunisi itu, serangan ini tetap menimbulkan kerusakan pada sejumlah ikon pariwisata dan infrastruktur vital di […]

  • Terpapar Asap Karhutla, Orangutan Jantan Ditemukan Lemas di Perkebunan Warga Ketapang

    Terpapar Asap Karhutla, Orangutan Jantan Ditemukan Lemas di Perkebunan Warga Ketapang

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Ketapang, ReportaseNews  – Seekor orangutan jantan dewasa ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di sekitar perkebunan sawit milik warga di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026) Orangutan tersebut diduga mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti kawasan habitatnya dalam beberapa […]

expand_less