Panen 10 Ton di Muara Gembong, Polda Metro Perkuat Pasokan SPPG
- calendar_month 24 menit yang lalu
- print Cetak

Polda Metro Jaya memanen sekitar 10 ton ikan dan udang serta 4.000 telur di Muara Gembong untuk memperkuat rantai pasok bahan baku SPPG secara berkelanjutan. (Humas Polda Metro Jaya)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasi, ReportaseNews — Polda Metro Jaya memperkuat rantai pasok bahan pangan untuk mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui pengembangan budidaya perikanan dan peternakan di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Dari pengembangan tersebut, polisi memanen sekitar 10 ton komoditas perikanan dan 4.000 butir telur ayam, Senin (28/9/2026).
Panen raya tersebut mencakup hasil dari 20 kolam ikan nila dan mujair, dua kolam ikan lele, serta 10 kolam udang. Total hasil perikanan mencapai sekitar 10 ton, terdiri atas 5.000 kilogram ikan nila dan mujair, 3.000 kilogram ikan lele, 1.000 kilogram udang vaname, dan 1.000 kilogram udang pancet.
Selain komoditas perikanan, kegiatan tersebut juga menghasilkan 4.000 butir telur ayam. Seluruh hasil budidaya itu menjadi bagian dari pengembangan ekosistem bahan pangan yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri mengatakan, program tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga membangun sistem penyediaan pangan yang dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Panen raya ini bukan sekadar melihat hasil budidaya, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. Hasil dari sektor perikanan dan peternakan ini kita arahkan untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya,” ujar Asep, Senin (28/9/2026).
Ia menuturkan, keberlanjutan menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan budidaya, mulai dari proses produksi hingga pemanfaatan hasil panen.
Menurut Asep, pengembangan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan budidaya. “Harapannya, ekosistem ini terus berjalan dan berkembang sehingga ketersediaan bahan baku dapat terjaga sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar lokasi budidaya,” katanya.
Dengan konsep tersebut, kegiatan budidaya di Muara Gembong tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga diarahkan menjadi bagian dari rantai pasok yang terintegrasi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan SPPG Polda Metro Jaya.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar