Polres Metro Jakbar Ajak Siswa SMK Kebon Jeruk Jadi Penjaga Kamtibmas
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Polres Metro Jakarta Barat merangkul siswa SMK Kebon Jeruk sebagai mitra Kamtibmas, Senin (23/2/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) merangkul para siswa SMK Kebon Jeruk sebagai mitra dalam menjaga ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Senin (23/2/2026). Langkah ini bagian dari strategi preventif kepolisian dalam memutus rantai kenakalan remaja di wilayah Jakarta Barat.
PS Kabag SDM Polres Metro Jakarta Barat Kompol Leny Winarti yang memimpin kegiatan ini, memilih metode dialog dua arah untuk menyerap aspirasi sekaligus memberikan edukasi hukum.
Kehadiran sosok Polwan di tengah para siswa menciptakan suasana yang lebih cair dan jauh dari kesan kaku. Dalam arahannya, Kompol Leny menitikberatkan pada ancaman nyata yang sering mengintai pelajar, mulai dari jeratan narkoba hingga provokasi tawuran di media sosial.
Kompol Leny mengatakan tanggung jawab menjaga nama baik sekolah dan keluarga sepenuhnya berada di pundak para siswa. Dia mengingatkan satu kesalahan kecil pada masa remaja dapat berdampak panjang pada karier dan masa depan mereka nantinya.
Menurut dia, kecerdasan akademik harus dibarengi dengan kematangan karakter dan ketaatan terhadap norma hukum yang berlaku.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Masa depan ada di tangan kalian. Gunakan waktu untuk hal-hal positif, hormati orangtua dan guru, serta jadilah pelajar yang membanggakan,” ujar Kompol Leny di hadapan perwakilan siswa dari berbagai angkatan.
Pihak sekolah merespon kehadiran polisi sebagai angin segar dalam pola pembinaan karakter siswa. Kepala SMK Kebon Jeruk beserta jajaran pengajar melihat edukasi langsung dari praktisi hukum seperti Kompol Leny dan timnya jauh lebih efektif daripada sekadar teori di dalam kelas.
Mereka berharap kegiatan Police Goes to School ini menjadi agenda rutin yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari rasa waswas terhadap gangguan keamanan. (RN-03)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar