Breaking News
Trending Tags

ICW Nilai Fasilitas Jet Pribadi Menag Terindikasi Gratifikasi

  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Penggunaan fasilitas jet pribadi oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan berbuntut panjang. Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan akomodasi mewah yang diberikan pengusaha sekaligus politikus Oesman Sapta Odang (OSO) itu terindikasi pelanggaran gratifikasi yang masuk dalam ranah tindak pidana korupsi.

Staf Investigasi ICW Zararah Azhim Syah mengatakan sebagai penyelenggara negara, Nasaruddin seharusnya menolak pemberian itu untuk menghindari potensi konflik kepentingan.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, setiap penerimaan fasilitas oleh pejabat publik yang nilainya melebihi ambang batas tertentu wajib dibuktikan bukan sebagai suap.

“Penerimaan fasilitas jet pribadi oleh Menteri Agama juga berpotensi memenuhi unsur tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terkait ketentuan gratifikasi,” ujar Azhim melalui keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).

Analisis ICW merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32 Tahun 2025 yang menetapkan standar biaya maksimal tiket pesawat kelas bisnis pulang-pergi di angka Rp22,1 juta.

Sementara nilai penerbangan jet pribadi Nasaruddin dengan rute Jakarta-Makassar-Bone ditaksir mencapai Rp566 juta, sehingga jauh melampaui standar biaya satuan di instansi pemerintah dan melanggar Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026.

“Nilai penerimaan yang melebihi Rp10 juta ditambah dengan adanya potensi konflik kepentingan dan pelanggaran terhadap standar biaya memperkuat argumentasi bahwa perbuatan tersebut dapat dikualifikasikan sebagai bentuk dugaan tindak pidana korupsi,” kata Azhim.

Sementara Kepala Biro Humas Kementerian Agama Thobib Al Asyhar mengatakan fasilitas tersebut memang disiapkan oleh penyelenggara untuk menyesuaikan agenda Menag yang padat.

Namun, argumentasi tersebut kini diuji secara hukum oleh KPK yang meminta Menag untuk segera melaporkan dan menjelaskan penerimaan fasilitas tersebut kepada Direktorat Gratifikasi guna proses telaah lebih lanjut. (RN-01)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Kebakaran di Paluta, Bocah Empat Tahun Tewas Terjebak di Kamar Mandi

    Kebakaran di Paluta, Bocah Empat Tahun Tewas Terjebak di Kamar Mandi

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Paluta, ReportaseNews – Seorang anak perempuan berusia empat tahun berinisial IS ditemukan meninggal dunia setelah api menghanguskan satu unit rumah sekaligus warung di Desa Tanjung Marulak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Rabu (15/4/2026). Korban ditemukan dengan luka bakar serius di dalam kamar mandi setelah warga berhasil menjinakkan si jago merah yang melahap bangunan milik Masni Harahap […]

  • Sandiaga Uno Hadiri Sosialisasi Pancasila di Depok Play Button

    Sandiaga Uno Hadiri Sosialisasi Pancasila di Depok

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, menparekraf sandiaga uno menhadiri acara sosialisasi pembinaan ideologi pancasila yang digelar di pondok pesantren cendekia amanah di jalan raya kalimulya , cilodong, depok, jawa barat, minggu 19 n0vember 2023 Pada hari Minggu, 19 November 2023, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menghadiri acara sosialisasi pembinaan ideologi Pancasila. Kegiatan ini […]

  • Tambang Pasir Ilegal Marak di Bintan, APH Jangan Tutup Mata

    Tambang Pasir Ilegal Marak di Bintan, APH Jangan Tutup Mata

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bintan, ReportaseNews – Aparat Penegak Hukum (APH) di Kabupaten Bintan didesak agar tidak menutup mata terhadap maraknya aktivitas pertambangan pasir ilegal yang telah merusak ratusan hektare lahan dan diduga merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah. Kerusakan lingkungan yang cukup parah dan memprihatinkan itu terpantau di sejumlah titik, mulai dari kawasan Kawal, sepanjang Pantai Trikora, hingga […]

  • Borong 4 Medali Emas LKS 2026, SMKN 1 Jenangan Terbaik di Jawa Timur

    Borong 4 Medali Emas LKS 2026, SMKN 1 Jenangan Terbaik di Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Ponorogo, ReportaseNews – Sekolah vokasi pelat merah, SMKN 1 Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur, menuntaskan tugas akademiknya di ajang bergengsi, Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Jawa Timur 2026. Di perhelatan itu sekolahan yang dipimpin srikandi Farida Hanim Handayani, S.Pd., M.Pd., itu berhasil membawa pulang  4 medali emas dan 1 medali perak. Capaian  membanggakan yang mendapat sambutan […]

  • Dibalik Indahnya Gunung Rinjani Tersimpan Kisah Tentang Keberanian, Kemanusiaan dan Ketulusan Hati.

    Dibalik Indahnya Gunung Rinjani Tersimpan Kisah Tentang Keberanian, Kemanusiaan dan Ketulusan Hati.

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Lombok, Reportasenews – Gunung Rinjani, bukan hanya saksi bisu keindahan alam Lombok, tapi juga menjadi panggung bagi kisah luar biasa tentang keberanian dan kemanusia. Agam Rinjani adalah porter lokal asal Lombok yang kini menjadi simbol keteguhan dan solidaritas bukan hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi dunia. Ia telah lama dikenal di kalangan pendaki sebagai porter […]

  • Gunung Marapi Sumbar Erupsi Dua Kali Pagi Tadi, Masyarakat Dilarang Mendekat

    Gunung Marapi Sumbar Erupsi Dua Kali Pagi Tadi, Masyarakat Dilarang Mendekat

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Agam, ReportaseNews – Gunung Marapi di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan mengalami dua kali erupsi pada Kamis (26/3/2026) Pagi. Meskipun aktivitas kegempaan terekam jelas, pengamatan visual terhadap tinggi kolom abu tidak terlihat maksimal lantaran kondisi puncak gunung yang tertutup kabut tebal. Berdasarkan data dari Pos Pengamat […]

expand_less