Search

Mayat Kakek  73 Tahun, Ditemukan Tergeletak di Jalan Areal Persawahan

Kakek berusia 73 tahun ditemukan tewas di tepi jalan di areal persawahan lingkungan Burnik, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo. (foto:fat)
Kakek berusia 73 tahun ditemukan tewas di tepi jalan di areal persawahan lingkungan Burnik, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Peristiwa menghebohkan terjadi di jalan  areal persawahan lingkungan Burnik, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota, Situbondo, menyusul dengan ditemukannya sesosok  mayat kakek,  dengan kondisi tubuh korban  tergeletak dilokasi kejadian, Selasa (4/9/2018) sekitar pukul 06.00 WIB.

Bahkan, saat ditemukan oleh salah seorang pengendara sepeda motor,  yang sedang melintas areal persawahan burnik, disamping jasad kakek yang tergeletak itu ada sepeda pedal dalam kondisi juga tergeletak. Diduga kuat, kakek terjatuh saat naik sepeda pedalnya di lokasi kejadian.

“Awalnya saya menduga kakek terjatuh, rencananya saya mau membantu untuk membangun kakek tersebut, namun setelah dilihat ternyata tubuhnya sudah kaku tidak bisa digerakan, sehingga saya melaporkan tentang  penemuan mayat tersebut ke Mapolres Situbondo,”kata Maryono, salah seorang warga Desa Alasmalang, Kecamatan Panarukan, Selasa (4/9/2018).

Mendapat laporan  tentang adanya mayat tanpa identitas di areal persawahan Burnik, petugas bagian identifikasi  Polres Situbondo langsung melakukan olah TKP dilokasi kejadian. Bahkan, untuk mengungkap  identitas mayat tersebut, petugas langsung  menggunakan alat canggih Membis Inafis.

Namun, hasil dari  pemeriksaan petugas  identifikasi Polres Situbondo, dengan  menggunakan  Membis Inafis, indentitas mayat  yang ditemukan tergeletak di areal persawahan Burnik, Kelurahan Dawuhan itu, bernama Sahri (73), warga Dusun Tanjung Geger, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo.

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo mengatakan, dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya kambuh,  pada  saat mengayuh sepeda  pedalnya hingga terjaatuh  di lokasi kejadian.

”Karena berdasarkan tim dokter RSU Situbondo, di sekujur tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, dan dperkirakan meninggal sekitar 5 jam  sebelum ditemukan,  sehingga petugas langsung menyerahkan   mayat korban untuk dimakamkan,”kata Iptu Nanang Priyambodo.(fat)




Loading Facebook Comments ...