Search

Ratusan Bikers Doa Bersama untuk Pahlawan di Hari Merdeka 74 tahun

Ratusan anggota bikers dari berbagai club di Pontianak dan Kubu Raya memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 dengan mengelar doa bersama dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya. (foto:das)
Ratusan anggota bikers dari berbagai club di Pontianak dan Kubu Raya memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 dengan mengelar doa bersama dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya. (foto:das)
Pontianak, reportasenews.com – Ratusan bikers dari berbagai club di Pontianak dan Kubu Raya yang diinisiasi Kampoeng Bikers memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 dengan mengelar doa bersama dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya di jalan Adi Sucipto. Dalam kesempatan tersebut, hadir sosok eks pejuang 45, M.Salim (83).
Pria paruh baya ini juga salah  satu anggota Club Scooter Kalimantan Barat. Warga jalan Imam Bonjol Gang Bansir ini mendapat aplaus dari ratusan bikers yang hadir di halaman Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya.
Tak sengaja, air mata M. Salim menitik membasahi pipinya yang keriput. Pekikan merdeka sebanyak dua kali begitu menyentuh rasa dan asa para bikers.
Suasana haru dan dramatis saat M. Salim menerima tali asih dari salahsatu pemuka komunitas Scooter, Asnawi. Bahkan pendiri Motorhead Club Pontianak, Maruki Matsum ikut menyalami sosok M. Salim yang tetap semangat di usianya yang senja.
“Saya lagi radang tenggorokan, suara saya tidak terdengar jelas, maaf,” ujar M. Salim terbata bata.
Usai menyerahkan tali asih, ratusan bikers merenungkan cipta untuk para pahlawan yang gugur membela bangsa dan negara dari penjajahan.
Para bikers juga tak lupa membawa karangan bunga sebagai bentuk ucapan terimakasih atas jasa jasa para pahlawan.
“Terimakasih semuanya, terutama saya menghormati bapak Muhammad Salim, eks pejuang 45, yang masih sehat dan bugar tetap semangat mengikuti kegiatan kita hari ini,” kata Maruki Matsum.
Maruki bersyukur ajang silahturahmi bikers ini tetap terselengara hingga sekarang karena acara ini pertama kali digagas Motorhead Club Pontianak.
“Saya harap kegiatan ini tetap dipertahankan, jalin silahturahmi antar bikers, tidak ada perbedaan antara kita, semunya sama meski CC motor beda. Saya bangga,” tutup pendiri Motorhead Club Pontianak ini. (das)



Loading Facebook Comments ...