1.000 Brimob Remaja Siap Perkuat Polda Metro Jaya
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Sebanyak 1.000 personel Brimob remaja yang baru menyelesaikan Pendidikan Dasar Brimob Tahun Anggaran 2026 mengikuti apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (13/3/2026). (Foto: RN/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Sebanyak 1.000 personel Brimob remaja yang baru menyelesaikan Pendidikan Dasar Brimob Tahun Anggaran 2026 mengikuti apel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (13/3/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, yang sekaligus memberikan arahan kepada para personel muda itu.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 1.000 anggota baru Brimob terdiri dari 547 Bintara Remaja dan 453 Tamtama Remaja. Kehadiran mereka disebut menjadi tambahan kekuatan bagi Korps Brimob Polri.

Kapolda Metro Jaya memimpin apel 1.000 Brimob remaja lulusan pendidikan dasar 2026. Mereka diproyeksikan menjadi kekuatan baru Korps Brimob Polri. (Foto: RN/Tama)
“Berdiri semangat baru, berdiri generasi penerus yang akan menjaga kehormatan institusi dan mengawal keamanan negara. Saya menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh personel yang telah menyelesaikan pendidikan dasar Brimob tahun anggaran 2026,” kata Asep dalam sambutannya, Jumat (13/3/2026).
Apel tersebut juga dihadiri Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwobo, Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto, para pejabat utama Polda Metro Jaya, serta para kapolres jajaran.
Dalam arahannya, Asep menekankan bahwa proses pendidikan dasar yang telah dilalui para personel bukanlah hal mudah. Mereka harus menjalani berbagai tahapan pembentukan yang menuntut kedisiplinan, ketahanan fisik, serta kekuatan mental.
“Tidak semua orang sanggup melewati proses itu. Karena itu, saya ingin kalian menyadari bahwa keberhasilan berdiri di lapangan ini adalah hasil dari loyalitas, dedikasi, dan perjuangan yang patut dibanggakan,” ujar dia.
Asep juga mengingatkan bahwa selesainya pendidikan dasar bukan berarti perjuangan telah berakhir. Menurut dia, momen tersebut justru menjadi titik awal pengabdian sebagai anggota Brimob Polri.
“Namun saya tegaskan, selesainya pendidikan dasar bukan akhir dari perjuangan. Ini adalah awal pengabdian, dan mulai hari ini kalian adalah pasukan Brimob Polri. Pada diri kalian melekat kehormatan korps, kepercayaan institusi, dan harapan masyarakat,” kata Asep. (RN-07)
- Penulis: Tama


Saat ini belum ada komentar