Breaking News
Trending Tags

Polda Metro Jaya Ingatkan Pemudik Motor ‘Gembolan’, Ini Risikonya!

  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polri mengingatkan masyarakat yang hendak mudik menggunakan sepeda motor agar tidak membawa barang secara berlebihan atau dikenal dengan istilah ‘gembolan’. Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

‎Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin mengatakan, fenomena pemudik motor yang membawa barang dalam jumlah banyak masih sering ditemukan setiap musim mudik.

‎“Biasanya kita lihat mudik menggunakan sepeda motor itu gembolan-nya terlalu banyak. Ada di depan, belum lagi anak-anaknya dan lain sebagainya,” kata Komarudin kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (13/3/2026).

‎Menurut Komarudin, membawa barang berlebihan tidak hanya membuat perjalanan menjadi tidak nyaman, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan apabila barang yang dibawa terjatuh di jalan.

‎“Ini selain tidak nyaman, juga membahayakan keselamatan dirinya sendiri dan pengguna jalan lain kalau gembolan-nya jatuh ataupun barang bawaannya tidak kuat,” ujarnya.

‎Karena itu, polisi mendorong masyarakat memanfaatkan berbagai program mudik gratis yang disediakan oleh pemerintah maupun instansi lainnya.

‎“Upayakan bisa menggunakan program mudik gratis yang dikeluarkan oleh berbagai instansi, dari pemerintah daerah, dari instansi kementerian dan lain sebagainya. Banyak sekali, ratusan ribu slot tersedia,” kata Komarudin.

‎Namun, apabila masyarakat terpaksa tetap menggunakan sepeda motor untuk mudik, Komarudin menegaskan agar faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama perjalanan.

‎“Kalaupun memang harus sangat terpaksa sekali, perhatikan keselamatan. Keselamatan ini bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga keselamatan pengguna jalan lain,” ujarnya.

‎Selain itu, pemudik juga diminta memanfaatkan pos-pos pengamanan yang telah disiagakan di sepanjang jalur mudik untuk beristirahat maupun merapikan barang bawaan.

‎Komarudin menyebut lebih dari 100 pos telah disiapkan untuk membantu para pemudik selama perjalanan.

‎“Masyarakat bisa memanfaatkan pos-pos yang tergelar di seluruh wilayah kami, walau hanya sekadar istirahat atau merapikan barang-barang bawaannya,” katanya.

‎Ia menambahkan, polisi akan mengutamakan pendekatan persuasif jika menemukan pengendara yang membawa barang berlebihan.

‎“Penegakan hukum adalah langkah paling akhir. Kami lebih mengedepankan pola-pola preemtif dan preventif,” ujar Komarudin. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Australia Dikecam Karena Dukung Serangan Israel-AS ke Iran

    Australia Dikecam Karena Dukung Serangan Israel-AS ke Iran

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pakar hukum internasional mengkritik sikap pemerintah Australia yang mendukung serangan militer Israel dan Amerika Serikat ke Iran. Mereka menilai langkah tersebut berisiko melemahkan tatanan hukum internasional yang menjadi fondasi hubungan antar-negara sejak Perang Dunia II. ‎Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyatakan pemerintah mendukung langkah untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. ‎“Australia […]

  • Piala Gubernur Sumut Jadi Liga 4 Pertama di Indonesia yang Dikelola Operator Swasta

    Piala Gubernur Sumut Jadi Liga 4 Pertama di Indonesia yang Dikelola Operator Swasta

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Sumatera Utara mencetak sejarah dalam dunia sepak bola nasional dengan menjadi provinsi pertama yang menerapkan skema operator swasta dalam penyelenggaraan Liga 4 melalui ajang Piala Gubernur Sumut 2025/2026. Skema tersebut menggeser pola lama di mana kompetisi biasanya dikelola langsung oleh PSSI, yang selama ini dinilai membebani finansial klub-klub amatir karena harus menanggung […]

  • Anak Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Magetan

    Anak Pemotor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Magetan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Pemotor sekeluarga terdiri ayah yang memboncengkan istri dan anaknya, mengalami kecelakaan tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalan raya Maospati – Ngawi, Minggu (08/03/2026). Salah seorang pembonceng motor, yakni anak laki-lakinya  meninggal di lokasi kejadian. Ketiga korban diketahui tercatat sebagai warga Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Ngawi, Jawa Timur. Saat kejadian hingga diluar […]

  • Momen Hangat Prajurit TMMD 0809 Kediri Dekap Mimpi Anak-Anak Desa Gadungan

    Momen Hangat Prajurit TMMD 0809 Kediri Dekap Mimpi Anak-Anak Desa Gadungan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Kediri, ReportaseNews – Gelak tawa anak-anak pecah di sela kesibukan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digelar Kodim 0809/Kediri di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jumat (27/2/2026). Di balik seragam loreng yang tampak gagah, para prajurit TNI menunjukkan sisi humanisnya dengan membaur tanpa sekat bersama siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) setempat. Suasana di […]

  • Nasi bronjol di lereng Gunung Slamet, Purbalingga, diserbu wisatawan saat libur panjang. Warung Samidtrans menghabiskan hingga 60 kilogram beras per hari karena lonjakan pengunjung. (Foto: RN/Kus)

    Hangat di Lereng Slamet: Romantika Nasi Bronjol yang Mengundang Rindu di Musim Libur Panjang

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Purbalingga, ReportaseNews — Di balik dinginnya udara pegunungan kaki Gunung Slamet, terselip kehangatan yang tak hanya berasal dari sepiring makanan, tetapi juga dari kisah sederhana yang menghidupkan suasana libur panjang. Warung Samidtrans milik Mukinah, yang berada di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, mendadak ramai diserbu wisatawan. ‎Antrean panjang tampak menghiasi halaman warung. Para pengunjung […]

  • Viral Dua Polwan Polda NTT Tuntun Ibu Hamil 9 Bulan Melintas Jembatan Putus

    Viral Dua Polwan Polda NTT Tuntun Ibu Hamil 9 Bulan Melintas Jembatan Putus

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Seorang ibu hamil dari Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, harus dituntun oleh dua anggota Polwan dari Direktorat Lantas Polda NTT saat melintas di jembatan yang putus di Jalan Timor Raya Kilometer 38 Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang. Wanita hamil bernama Welhelmina Waty Snae harus dituntun karena salah satu jembatan yang […]

expand_less