Breaking News
Trending Tags

Bareskrim Tangkap Bandar Narkoba Penyetor Rp1,8 M ke Polisi

  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta ReportaseNews — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap bandar narkoba Abdul Hamid alias Boy yang sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO). Ia diduga menyetorkan uang hasil peredaran narkotika kepada mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

‎Penangkapan dilakukan tim gabungan Bareskrim Polri di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat, pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

‎Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan tersangka langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

‎”Petugas bersama DPO Boy akan sampai di Lobi Bareskrim malam ini jam 21.00 WIB,” kata Eko dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

‎Menurut penyidik, Boy diduga menyalurkan uang hasil penjualan narkotika kepada Didik melalui perantara mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi.

‎Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya uang tunai Rp20.400.000, empat kartu SIM XL, satu KTP atas nama Abdul Hamid, serta satu SIM milik tersangka.

‎Kronologi Penangkapan Boy

‎Eko menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi yang diperoleh tim Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pada Jumat (6/3/2026). Saat itu, petugas menerima laporan terkait keberadaan Boy di Pontianak, Kalimantan Barat.

Barang bukti milik Abdul Hamid alias Boy. (Foto: Bareskrim Polri)

Barang bukti milik Abdul Hamid alias Boy. (Foto: Bareskrim Polri)

‎Tim yang dipimpin Kasubdit IV Kombes Handik Zusen bersama Kasatgas NIC Kombes Kevin Leleury kemudian bergerak melakukan penyelidikan.

‎Sehari kemudian, Sabtu (7/3/2026), tim gabungan berangkat ke Pontianak untuk melakukan observasi dan pengintaian terhadap target.

‎Pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, polisi mendapat informasi bahwa Boy berada di sebuah kamar di 9-Haan Guest House. Namun saat didatangi petugas, target sudah tidak berada di lokasi.

‎”Tim segera menuju ke lokasi tersebut, setelah dilakukan pengecekan ternyata diketahui target sudah tidak ada di kamar tersebut,” ujar Eko.

‎Penyelidikan berlanjut hingga tim menemukan lokasi lain yang diduga menjadi tempat persembunyian Boy di Komplek Regata Paris, Pontianak Tenggara.

‎Sekitar pukul 19.10 WIB, tim melihat seorang saksi berinisial UKM keluar dari rumah yang diduga ditempati Boy. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap saksi tersebut.

‎Dari hasil interogasi diketahui bahwa saksi bernama Wahyu Pamungkas, anak dari pemilik rumah bernama Hj Nurnaini. Polisi juga mendapat informasi bahwa Boy sempat tinggal di rumah tersebut sebelum berpindah lokasi.

‎Barang-barang milik tersangka diketahui telah dipindahkan oleh penghuni rumah atas perintah seseorang bernama Dedde Hananda melalui pesan WhatsApp.

‎Berdasarkan informasi itu, tim bergerak menuju rumah Dedde Hananda di Jalan Sungai Raya Dalam, Kabupaten Kubu Raya.

‎Sekitar pukul 20.00 WIB, penyidik akhirnya menemukan Boy bersembunyi di sebuah gudang di samping rumah tersebut.

‎”Tim gabungan langsung menggeledah dan interogasi,” kata Eko.

‎Dari pemeriksaan awal, diketahui Boy berpindah dari rumah sebelumnya ke gudang tersebut dengan bantuan seorang karyawan gudang bernama Hengki Gunawan.

‎Sementara barang-barang milik Boy dipindahkan oleh pekerja lain bernama Dimas yang bekerja di usaha mebel milik Dedde Hananda.

‎”Kemudian Tim gabungan membawa tersangka dan barang bukti ke kantor Direktorat Narkoba Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Eko.

‎Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menetapkan Abdul Hamid alias Boy sebagai DPO. Pria kelahiran Bima, 31 Desember 1977 itu diduga pernah menyetor uang pengamanan kepada AKP Malaungi senilai Rp1,8 miliar. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Potret anak-anak Palestina, mengantre makanan. (Foto: Anadolu/Mahmoud Issa)

    Serangan ke Iran Perburuk Krisis Kemanusiaan di Gaza

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Gaza, ReportaseNews — Konflik regional yang pecah setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu, memicu kekhawatiran baru di Jalur Gaza, Palestina. Wilayah yang sudah dilanda perang berkepanjangan kini menghadapi tekanan kemanusiaan yang semakin berat. ‎Ketegangan yang meluas di kawasan Timur Tengah membuat situasi di Gaza semakin kompleks. Israel memperketat pengawasan […]

  • Sinkronisasi Data UMKM Terdampak Bencana di Sumut Rampung Akhir Maret

    Sinkronisasi Data UMKM Terdampak Bencana di Sumut Rampung Akhir Maret

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan jajarannya untuk merampungkan sinkronisasi data pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana. Sehingga, program relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah pusat tepat sasaran dan dapat segera dinikmati masyarakat sebelum memasuki bulan April 2026. Upaya percepatan ini penting mengingat proses pemetaan […]

  • Jaga Arah Ideologi, DPK GMNI Hukum Untag Surabaya Konsolidasi dengan Alumni

    Jaga Arah Ideologi, DPK GMNI Hukum Untag Surabaya Konsolidasi dengan Alumni

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Surabaya, ReportaseNews – Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPK GMNI) Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pertemuan bersama pimpinan dan alumni GMNI di Kampus Untag Surabaya, Kamis (26/2/2026). Pertemuan ini bentuk konsolidasi ideologis pada awal masa kepengurusan baru. Pertemuan itu dihadiri tokoh-tokoh senior seperti Ketua YPTA Kota Surabaya J. Subekti […]

  • Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik akibat lonjakan harga minyak dunia. Pemerintah pastikan BBM subsidi tetap stabil. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    BBM Non-subsidi Naik Gila-gilaan, Ini Faktanya!

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sebagai konsekuensi dari tekanan global, terutama lonjakan harga minyak mentah dunia. ‎Kenaikan tersebut dipicu oleh ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, sehingga berdampak langsung terhadap harga energi internasional. […]

  • Polri menangkap 330 tersangka kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi dalam 13 hari. Kerugian negara capai Rp243 miliar, modus makin terorganisir. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polri)

    Mafia BBM dan LPG Dibongkar Bareskrim Polri, 330 Orang Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kepolisian Republik Indonesia melalui Bareskrim bersama jajaran polda mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG bersubsidi dalam operasi intensif selama 7 hingga 20 April 2026. ‎ ‎Dalam periode 13 hari tersebut, aparat mengamankan 330 tersangka dari 223 lokasi berbeda. Penindakan ini menegaskan masih maraknya praktik ilegal dalam distribusi energi […]

  • Tim Indonesia Tancap Gas di X THE LEAGUE, Shopee Live Jadi Senjata Utama Penetrasi Pasar

    Tim Indonesia Tancap Gas di X THE LEAGUE, Shopee Live Jadi Senjata Utama Penetrasi Pasar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Indonesia yang diperkuat oleh empat figur publik, yakni Ashanty, Aurelie Hermansyah, Mami Louisse dan Ibnu Wardani, tampil percaya diri dalam ajang global X THE LEAGUE Round 1 yang berlangsung pada 23 Maret hingga 11 April. Mengusung semangat “Let’s Go, Team Indonesia”, keempatnya menjadi ujung tombak strategi pemasaran berbasis live commerce melalui […]

expand_less