Cina, reportasenews.com – Pemimpin dari lebih dari 20 negara, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin, menghadiri pertemuan puncak Beijing mengenai rencana proyek yang diberi nama sebagai “Silk Road Cina” yang baru yang menjadi bagian dari rencana “Belt and Road Forum”.

Beijing mengadakan pertemuan puncak internasional mengenai rencana Silk Road Cina yang baru yang menjadi bagian dari Belt and Road Forum, tujuan utamanya mendapatkan dukungan internasional untuk membangun proyek infrastruktur terbesar diseluruh dunia.

Saat membuka KTT pada hari Minggu, Presiden China Xi Jinping menjanjikan $ 124 miliar untuk rencana Silk Road ambisiusnya untuk menumbuhkan jalan damai, inklusif dan focus hanya kesoal perdagangan bebas, dan menyerukan untuk mengabaikan ego persaingan dan permainan kekuasaan diplomatik gaya lama.

Xi mengatakan bahwa perdagangan bebas merupakan mesin penting bagi pembangunan dan ekonomi dunia membutuhkan pembalap baru untuk pembangunan.

Dia menambahkan bahwa rencana Silk Road yang baru itu akan terbuka untuk semua orang, termasuk Afrika dan Eropa. Inisiatif ini akan membantu Cina meningkatkan perdagangannya, dengan menghubungkan Asia dengan Eropa dan Afrika yang lebih baik di sepanjang jalur perdagangan Silk Road purba dimasa silam.

Presiden Cina juga menjanjikan 60 miliar yuan ($ 8,70 miliar) bantuan kepada negara-negara dan organisasi internasional yang berpartisipasi dalam rencana Jalan Sutra yang baru.

Berbicara pada pertemuan puncak pembukaan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa proteksionisme merupakan ancaman bagi ekonomi global.

Presiden China Xi Jinping juga mengadakan pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di sela-sela pertemuan tersebut.

Xi mengatakan kepada Erdogan bahwa Turki dan Cina harus memperdalam kerja sama anti-terorisme dan bahwa mengembangkan kerjasama strategis adalah untuk kepentingan kedua negara, kementerian luar negeri Cina mengatakan pada Sabtu malam.

“Untuk mempromosikan pengembangan hubungan yang lebih besar lagi, Cina dan Turki harus menghormati dan mempertimbangkan pertimbangan inti masing-masing, dan memperdalam kerja sama keamanan dan kontra-terorisme,” kementerian tersebut mengutip Xi.

Sementara itu, Pakistan menandatangani kesepakatan baru dengan Cina pada hari Sabtu senilai hampir $ 500 juta menjelang forum internasional Beijing mengenai inisiatif perdagangan dan infrastruktur “Silk Road” untuk Asia, Afrika dan Eropa, kata pemerintah Pakistan.

Memorandum of understanding menambah $ 57 miliar yang telah dijanjikan untuk Koridor Ekonomi Cina-Pakistan (CPEC), jaringan infrastruktur kereta api, jalan dan energi yang merupakan bagian dari proyek Cina yang lebih luas yang juga dikenal sebagai inisiatif Belt and Road, atau One Belt , Satu jalan.

Kesepakatan itu terjadi saat Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping menjelang pertemuan puncak Beijing. (Hsg)