Reportasenews.com – Puasa ramadhan sudah diambang pintu. 1,7 milyar umat muslim diseluruh dunia, pria dan wanita, tua muda, akan menjalankan ibadah puasa.

Berpuasa dibulan ramadhan tidak seberat yang dibayangkan jika kita mengaturnya dengan strategi yang baik. Salah satu yang harus kita cermati adalah pola makanan karena disinilah yang menentukan kuat tidaknya kita berpuasa. Berikut adalah sebagian tips utama bagaimana kuat berpuasa selama ramadhan.

Makan kurma dan madu, minum air putih saat berbuka dan sahur.
Rasulullah menganjurkan umatnya agar memakan jenis makanan manis yakni madu atau kurma saat sahur atau saat berbuka.

Madu serta kurma mengandung kalori yang sangat tinggi mampu memberi asupan energi yang cukup dahsyat untuk melakukan aktivitas harian disiang hari. Perbanyak minum air putih sebagai pengganti cairan tubuh yang vital diperlukan seusai berbuka.

Pilih makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan protein.
Semua makanan yang mengandung karbohidrat dan protein merupakan makanan yang membuat perut kenyang dan dapat menekan rasa lapar . Jenis makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi, oat meal, gandum, ubi. Jenis makanan yang mengandung protein misal putih telur, ikan, ayam.

Hindari makanan yang membuat gas.
Banyak jenis makanan yang sebetulnya buruk dipakai saat puasa, salah satunya makanan yang membuat gas berlebihan diperut. Jenis ini misal makanan dari kol, jengkol, atau lobak, dapat membuat ekses gas diperut meningkat.

Jangan makan jenis makanan yang terlalu asin atau gorengan.
Makanan asin kaya akan natrium dan ini sangat buruk karena sifatnya menarik air. Kekurangan air akan membuat kita cepat haus dan membuat tubuh limbung. Sedangkan makanan gorengan jelek karena memakai minyak terlalu banyak sehingga membuat efek tidak nyaman dilambung dan rasa haus.

niat-puasa-di-bulan-ramadhan

Pilihlah makanan yang mengandung “lemak baik”.
Makanan yang mengandung lemak baik (HDL) dapat menurunkan kolesterol serta mencegah penyakit jantung. Contoh makanan yang mengandung lemak baik adalah alpukat, ikan, dan kacang-kacangan. Kacang merah juga sangat baik buat sahur.

Kunci utama makanan puasa adalah punya kadar serat tinggi dan protein cukup.
Pilih makanan rendah glikemik saat sahur, dan sebaliknya tinggi glikemik saat berbuka. Ini akan memberikan asupan serat yang memadai buat tubuh.

Salah besar sahur pakai mie instan.
Makanan cepat saji memang praktis dan enak. Tapi mie justru membuat tingkat kehausan sangat tinggi dan ini akan menyiksa kita. Mie instan hanya terasa kenyang diawal namun dia tidak mengganjal perut cukup lama durasinya dalam seharian. Glikemik mie cukup tinggi dapat membuat kita cepat lapar.

Makanlah buah ketika berbuka.
Seusai puasa, tubuh kehilangan elektrolit cukup banyak. Dengan memakan buah maka kadar elektrolit akan segera terpenuhi dengan cepat. Ini membantu proses pemulihan tubuh.

Jangan sahur “kalap”, dan jangan berbuka “kalap”.
Makan terlalu penuh itu jelek dan tidak baik. Resikonya bisa muntah akibat terlalu kenyang. Makanlah secukupnya saja dan tidak berlebihan. Makan terlalu banyak seperti orang kalap akan membuat lambung bekerja ekstra keras dan kaget. (Hsg)