Breaking News
Trending Tags

Ucapan Trump Picu Kontroversi Global, Iran Sebut AS Bertindak Seperti Perompak

  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teheran, ReportaseNews — Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut penyitaan kapal-kapal Iran sebagai “perompakan”. Pernyataan tersebut dinilai sebagai pengakuan terbuka atas tindakan yang melanggar hukum internasional.
‎
‎Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa ucapan Trump bukan sekadar kekeliruan.
‎

‎“Presiden AS secara terbuka menggambarkan penyitaan ilegal kapal-kapal Iran sebagai ‘perompakan,’ dengan berani membanggakan bahwa ‘kami bertindak seperti perompak,’” ujar Baghaei dalam unggahan di platform X, Sabtu (2/5/2026).

‎“Ini bukan sekadar salah ucap. Ini adalah pengakuan langsung dan memberatkan tentang sifat kriminal dari tindakan mereka terhadap pelayaran maritim internasional,” imbuhnya.

‎Sebelumnya, Trump dalam sebuah acara di Florida, Jumat (1/5/2026), mengklaim Angkatan Laut AS bertindak agresif terhadap kapal-kapal Iran.

‎“Kami merampas kapal, kami merampas kargo, kami merampas minyak. Ini bisnis yang sangat menguntungkan,” kata Trump.
‎
‎Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Teheran, yang menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum laut internasional.
‎
‎Iran juga mendesak komunitas global, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk tidak membiarkan praktik tersebut dinormalisasi. Baghaei menyerukan agar negara-negara anggota PBB dan Sekretaris Jenderal mengambil sikap tegas terhadap apa yang disebutnya sebagai “pelanggaran terang-terangan”.
‎
‎Ketegangan meningkat setelah AS memberlakukan blokade terhadap Iran di Selat Hormuz, menyusul kegagalan perundingan di Islamabad pada 11–12 April.
‎
‎Gencatan senjata antara Iran, AS, dan Israel mulai berlaku pada 8 April setelah konflik bersenjata selama 40 hari.
‎
‎Konflik dipicu serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari yang menargetkan Teheran dan kota lain, menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat militer dan warga sipil.
‎
‎Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke target Israel serta pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah. Teheran juga memperketat kontrol di Selat Hormuz, termasuk membatasi jalur aman bagi kapal yang terafiliasi dengan AS dan Israel. (xinhua/RN-07)
‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Asap membubung dari sebuah pelabuhan di dekat Selat Hormuz di Kuhestak, Provinsi Hormozgan, Iran, setelah serangan AS pada 8 Juli 2026. (Reuters)

    Iran Tutup Selat Hormuz, Serang Pangkalan Militer AS di 5 Negara Teluk

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Teheran, ReportaseNews – Konflik antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas. Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz sekaligus melancarkan serangan rudal dan drone ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk setelah Washington melancarkan gelombang ketiga serangan udara ke wilayah Iran dalam sepekan terakhir. ‎Pemerintah Iran mengklaim serangan menyasar fasilitas militer AS di Bahrain, Qatar, […]

  • Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Dumai menggagalkan penyelundupan narkotika dari Malaysia di Rokan Hilir. Polisi menyita 47,5 kg sabu, 20.044 ekstasi, dan 3.600 cartridge etomidate. (Foto: Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

    Kejar-kejaran di Laut Rokan Hilir, Polisi Sita 47 Kg Sabu

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aksi kejar-kejaran terjadi di perairan Rokan Hilir, Riau, saat petugas Bareskrim Polri memburu kapal kayu yang diduga membawa narkotika dari Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 47,5 kilogram sabu, lebih dari 20 ribu butir ekstasi, serta 3.600 cartridge yang mengandung etomidate. Pengungkapan kasus bermula dari informasi mengenai dugaan penyelundupan narkotika lintas negara […]

  • Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Saat Hendak Berobat di RS Hermina Madiun

    Balita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Saat Hendak Berobat di RS Hermina Madiun

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Madiun, ReportaseNews – Seorang Balita tewas setelah terjatuh dari lantai 3 saat hendak berobat bersama orang tuanya di Rumah Sakit Hermina, Jl. Ring Road Barat, Kecamatan Manguharjo, Madiun Kota, Rabu (29/04/2026) sekira pukul 19.00. Saat itu juga korban berjenis kelamin perempuan warga Kecamatan Mejayan (Caruban) itu sempat langsung menjalani perawatan di rumah sakit yang sama, […]

  • Pemerintah Targetkan 1,4 Juta Hektare Hutan Adat untuk Masyarakat Hukum Adat

    Pemerintah Targetkan 1,4 Juta Hektare Hutan Adat untuk Masyarakat Hukum Adat

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemerintah menargetkan percepatan penetapan hutan adat seluas 1,4 juta hektare dalam empat tahun kedepan. Langkah ini diawali dengan pemberian akses pengelolaan hutan seluas 366 ribu hektare yang saat ini ditetapkan bagi Masyarakat Hukum Adat (MHA) di seluruh penjuru Indonesia. Kebijakan itu ditegaskan dalam momen penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Kehutanan dan […]

  • TNI Siaga 1, Panglima Perintahkan Perketat Pengamanan Objek Vital

    TNI Siaga 1, Panglima Perintahkan Perketat Pengamanan Objek Vital

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan seluruh jajaran militer untuk masuk dalam status Siaga 1. Langkah preventif ini sebagai respons terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan di dalam negeri. Perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang diterbitkan pada 1 Maret 2026, sebagai bentuk […]

  • Pelaku PETI Jarah Hutan Lindung di Mandailing Natal, Kemana Polisi…?

    Pelaku PETI Jarah Hutan Lindung di Mandailing Natal, Kemana Polisi…?

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) wilayah KPH 8, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kini semakin mengkhawatirkan dan seolah menantang hukum. Laporan masyarakat Desa Muara Batang Angkola dan Huta Godang Muda, Kecamatan Siabu, mengungkapkan operasi ilegal yang menggunakan alat berat tersebut kian masif tanpa ada tindakan nyata dari […]

expand_less