Situbondo,reportasenews.com – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2018, yang dilaksankan di MA Nurul Abror, Kecamatan Besuki, Situbondo sempat tertunda sekitar 1,5 jam. Itu terjadi akibat adanya gangguan pada server komputer.
Selain itu, pada hari pertama pelaksanaan UNBK untuk Mata Pelajaran (Mapel) Bahasa Indonesia di salah satu SMA swasta di Kecamatan Besuki, Situbondo juga sempat tertunda sekitar 1 jam, karena aliran listrik di wilayah barat Kabupaten Situbondo.
Namun, berkat kesigapan petugas , sehingga pelaksanaan UNBK pada dua lembaga pendidikan di Kecamatan Besuki, Situbondo bisa dilaksanakan. Meski sempat tertunda sekitar satu jam lebih di MA Nurul Abror dan SMA swasta di Kecamatan Besuki, Situbondo.
Kepala Seksi (Kasie) SMA Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kabupaten Situbondo HM Fauzan mengatakan, khusus di MA Nurul Abror itu terjadi lantaran server eror karena pihak sekolah salah mematikan server.”Sehingga pelaksanaan UNBK pada sesi pertama sempat yang diikuti sebanyak 10 siswa peserta UNBK di sekolah tersebut sempat tertunda sekitar satu jam lebih, dari jumlah total peserta UNBK sebanyak 20 peserta di sekolah MA tersebut,”kata HM Fauzan, Senin (9/4).
HM Fauzan menambahkan, sedangkan pelaksanaan UNBK di salah satu SMA swasta di Kecamatan Besuki, Situbondo itu tertunda, karena aliran aliran sempat padam.”Namun, karena pihak sekolah menyediakan genset, sehingga pelaksanaan hari pertama UNBK dapat dilanjutkan,”katanya.
Menurutnya, diakui pada hari pertama pelaksanaan UNBK SMA/MA di Situbondo sempat diwarnai adanya server eror dan listrik padam, namun secara keseluruhan pelaksanaan UNBK SMA/MA tahun 2018, yang diikuti sebanyak 5746 peserta UNBK di Kabupaten Situbondo berjalan lancar.(fat)

