Depok,reportasenews.com – Hujan deras yang melanda Depok dan sekitarnya sekira pukul 15.30 WIB hampir menyebabkan lima orang menjadi korban longsor di warung kelontong milik Darman (48) yang terletak di Jalan Benda, RT03/01 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.
Darman mengatakan longsor awalnya terjadi di Kolam Renang Tirta Sanden yang berada tepat di bagian belakang warungnya.
Saat itu dirinya sedang melayani pelanggan memesan kopi sembari berteduh di bawah guyuran hujan dan mendengar suara retakan dari dinding belakang warungnya.
“Ada suara retakan dari bagian belakang yang Kolam Renang, enggak lama kemudian langsung longsor. Waktu itu ada saya sama empat orang yang lagi ngopi. Sempat jatuh, tapi kami bisa naik lagi,” kata Darman di Cimanggis, Depok, Minggu (11/10/2018).
Cepatnya longsor yang terjadi membuat Darman tak mampu menyelamatkan satu pun barang dagangannya. Tak hanya itu, Darman beserta empat pengunjung warung menderita sejumlah luka ringan di bagian kaki dan badan.
Selain warung kelontongnya, kata Darman, ada dua bangunan ruko lainnya yang ikut ambruk.
“Korban jiwa enggak ada, cuman luka baret di badan dan kaki. Kalau barang dagangan enggak sempat diselametin karena kejadiannya cepat. Selain punya saya ada ruko pulsa sama satu ruko kosong yang kena longsor,” ujarnya.
Watinah (36), kerabat Darman yang kerap membantu mengurus warung kelontong mengatakan longsor terjadi saat galian pembuatan saluran air sedang berlangsung.
Saluran ini dibuat guna mengurangi banjir yang selalu menggenangi kawasan perumahan Bukit Cengkeh I saat diguyur hujan deras di Depok maupun Bogor.
“Depan warung lagi ada galian pembuatan saluran air. Wilayah sini memang sering banjir, enggak hujan saja banjir kalau dapat kirimin air dari Bogor. Mungkin longsor karena pengaruh galian itu juga,” tutur Watinah.
Watinah menyebut proyek galian itu mulai berlangsung sekira Rabu (7/11/2018) pekan ini.
Perihal keadaan Kolam Renang Tirta Sanden, Watinah menyebut saat longsor terjadi sedang tak ada pengunjung yang berenang.
“Lagi enggak ada yang berenang, karena oas kejadian kan hujan deras juga. Kalau buat kerugian belum tahu, tapi puluhan juta, karena ini bangunan permanen. Pihak kontraktor belum nemuin saya soal penyebab longsor ini,” sambungnya.
Berdasarkan pantauan
reportasenews.com, hingga pukul 18.05 WIB Tim Satgas Banjir dari Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok belum berada di lokasi.
Hanya sejumlah personel Tagana, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Babinsa, dan Bhabinkantibmas yang berada di lokasi. (jan/ltf)