Situbondo,reportasenews.com – Setelah berlari dengan menempuh jarak ratusan kilometer lebih sejak 17 Nopember 2018 lalu dari Bogor, Jawa Barat, atlet international olahraga ekstrem Ultra Run Hendra Wijaya (50), tiba Kota Situbondo, Jawa Timur pada Kamis (29/11/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.
Namun, begitu tiba di Kota Situbondo, atlet olahraga ekstrem Hendra Wijaya, yang diketahui merupakan salah satu atlet asal Indonesia yang pernah mengikuti lari lintas alam di Likeys 6633 Kutub Utara, dengan menempuh jarak 566 kilometer dan dalam jangka waktu sekitar 192 jam itu, langsung disambut oleh Bupati Dadang Wigiarto, dan ketua KONI Kabupaten Situbondo Reno Widigdyo .
Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Situbondo Syaifullah, dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Situbondo, mereka juga ikut menyambut kedatangan atlet olahraga ekstrem HendraWijaya, yang melakukan lari marathon dengan menempuh jarak 2.400 kilometer dari Bogor, Jawa Barat, Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Kota Palu, dan Kota Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng).
Menariknya, selama melintas di jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur, atlet international Ultra Run Hendra Wijaya itu, didampingi oleh para anggota Brimob, yakni anggota Brimob dari Mako Brimob Tangerang, Bondowoso. Selain itu, selama melintas di jalur Pantura Situbondo, puluhan komunitas lari di Kota Situbondo, juga diketahui mendampingi Hendra Wijaya.
Usai bertemu langsung dengan Bupati Dadang Wigiarto, ketua KONI Kabupaten Situbondo dan sejumlah pejabat Pemkab Situbondo Hendra Wijaya mengatakan, pihaknya mengaku bangga dengan penyambutan yang dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo dan Ketua KONI Kabupaten Situbondo.
”Saya merasa terhormat dengan penyambutan yang dilakukan Bupati Situbondo ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Ketua Koni Situbondo. Selain itu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Brimob, yang telah mengawal selama melintas di Situbondo,”ujar Hendra Wijaya.
Menurutnya, pihaknya sengaja melakukan lari marathon sejauh 2400 kilometer dari Kota Bogor hingga ke Palu Sulawesi Tengah. Dengan tujuan utama, untuk melakukan penggalangan dana, sedangkan semua dana yang terkumpul melalui lari marahton tersebut, nantinya akan didedikasikan kepada para korban gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) dan korban gempa tsunami di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).”Sedangkan penggalangan dana yang berhasil tersebut, nantinya akan disalurkan melalui cepat tanggap kepada saudara kita di NTB dan Sulteng,”pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan, dirinya sengaja menyambut datangya atlet international olahraga ekstrem Ultra Run. Dengan harapan, untuk memberikan tempat istirahat kepada Hendra Wijaya, yang lari menempuh jarak ratusan kilometer dari Bogor menuju Situbondo, Jawa Timur.
“Selain memberikan tempat untuk istirahat, saya bersama ketua KONI Situbondo juga mengundang kepada bapak Hendra Wijaya agar ikut berpartisipasi dalam event Ultra Run di puncak Arguporo Situbondo, yang direncanakan dilaksanakan pada 9 Desember 2018 mendatang,”
Usai beristirahat sekitar dua jam di pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sekitar pukul 02.00 WIB, atlet olahraga ekstrem Ultra Run Hendra Wijaya dan rombongan, mereka melanjutkan perjalanannya berlari menuju Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.(fat)

