Situbondo, Reportasenews.com – Harga gabah kering sawah ditingkat petani di Situbondo mengalami penurunan pada awal Maret 2019 menjadi Rp 4.200 perkilogram, dari harga sebelumnya Rp 5.100,.
Surip, salah seorang petani asal Situbondo mengatakan, sejak panen raya pada pertengahan Pebruari 2019 lalu, harga gabah kering sawah ditingkat petani anjlok.
”Dengan harga gabah sebesar Rp.4.200 perkilogram, para petani di Kabupaten Situbondo dipastikan merugi biaya operasional selama masa tanam hingga panen,”ujar Surip, Selasa (12/3/2019).
Lebih jauh Surip menegaskan, sejak memasuki masa panen padi di Situbondo, mayoritas pengepul atau tengkulak dari Banyuwangi dan Jember yang membeli gabah milik para petani di Kabupaten Situbondo.
“Petani inginnya harga gabah tidak turun sampai Rp4.200. Kalau harga gabah Rp4.800 per kilogramnya petani bisa untung dan dapat memutar uang untuk operasional,”imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo Farid Kuntadi membenarkan turunnya harga gabah kering sawah di tingkat petani.
“Turunnya harga gabah itu terjadi karena hukum ekonomi, maka ketika panen raya secara otomatis harga akan turun, Walaupun harga turun di pasaran, tetapi petani masih tetap untung kalau dibentuk ekonomi.kebersamaan,” pungkasnya.(fat)

