Situbondo,reportasenews.com – Diduga mengalami  kelelahan usai bertugas menghitung  suara hasil  Pemilu  pada 17 April 2019 lalu, seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Situbondo meninggal dunia, setelah sempat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Bondowoso, Jawa Timur, Minggu (28/4/2019).
Purwanto (45), asal Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo ini, meninggal dunia karena penyakit komplikasi yang dideritanya kambuh. Usai bertugas sebagai ketua TPS 11 di Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh pada Pemilu serentak 2019 lalu.
Diperoleh keterangan, sebelum penyakit komplikasi korban kambuh, Purwanto bertugas sebagai ketua TPS 11 Desa Gunung Putri, namun usai melakukan penghitungan suara hasil  Pemilu serentak,  pada tanggal  18 April 2019 lalu korban langsung ambruk.
Mengetahui korban ambruk karena mengalami kelelahan, pihak keluarga langsung membawa Purwanto  ke RSD Besuki, Situbondo, namun karena kondisinya bertambah kritis, pihak keluarga meminta kepada pihak RSD Besuki untuk merujuknya ke Rumah Sakit ke Bondowoso.
Namun, setelah sempat menjalani rawat inap di Rumah Sakit Bondowoso selama dua hari, korban menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Bondowoso tersebut. Selanjutnya, jasad korban langsung diserahkan kepada keluarganya, Bahkan, pihak keluarga langsung memakamkan Purwanto  di TPU di kampungnya, yakni di TPU   Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Situbondo.
Kapolsek Suboh, Situbondo AKP Madya Wiraadji membenarkan, jika salah seorang anggota KPPS di TPS 11 Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh  meninggal dunia, karena mengalami kelelahan saat bertugas pada Pemilu 17 April 2019 lalu,
“Berdasarkan keterangan pihak  keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit paru-paru dan gagal ginjal. Diduga kuat, karena mengalami kelelahan, sehingga penyakit yang dideritanya kambuh,”kata AKP Madya Wiraadji.(fat)