Situbondo,reportasenews.com – Ekowisata Kampung Blekok,  Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo,  banyak dikunjungi warga menjelang buka puasa setiap harinya. Mereka sengaja menjadikan destinasi wisata ini sebagai tempat ngabuburit pada bulan Ramadlan tahun 2019 ini.

Panorama alamnya  yang indah, ditambah dengan ribuan ekor burung blekok yang diketahui  kembali datang ke kampung blekok pada sore hari, sehingga  pemandangan tersebut  menjadi daya tarik bagi warga untuk datang berkunjung ke kampung blekok.

Selain lokasi Ekowisata Kampung Blekok  mudah dijangkau,  karena  lokasinya  tepat di Jalur Pantura Situbondo,  sehingga para wisatawan  nyaman untuk bersantai, karena bisa menikmati suasana senja yang indah. Di sekitar  kampung blekok yang   juga terdapat  hutan manggrove  dan  memiliki panorama menyejukkan mata.

Tidak hanya  itu, di kampung blekok juga tersedia beberapa kuliner khas Situbondo. Bahkan,  para wisatawan yang ingin bersantai menunggu saatnya berbuka puasa, mereka bisa  membeli  berbagai  souvenir  di kampung belok Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo.

Diana (32), salah seorang warga  Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso mengatakan, pihaknya sengaja datang bersama teman-temannya  ke Ekowisata Kampung Blekok, dengan tujuan  untuk menunggu waktu buka puasa sambil menikmati pemandangan alam di  Ekowisata Kampung Blekok, Situbondo.

 “Saya bersama teman-teman sengaja datang sore hari ke kampung blekok,  untuk melihat langsung ribuan burung blekok  kembali ke sarangnya di kampung blekok. Selain itu, panorama alam di kampung blekok juga  sejauk, karena hutang manggrove mengelilingi kampung blekok,” kata Diana, Rabu (8/5/2019).

Sementara itu, salah seorang remaja yang mengaku bernama Fawaid (21), asal  Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo mengatakan, meski dirinya sering  berkunjung ke Kampung Blekok, namun pada momen bulan  Ramadlan tahun ini, pihaknya tidak bosan untuk datang ke kampung blekok, untuk  melihat langsung ribuan burung blekok yang kembali ke sarangnya pada sore hari, sembari menunggu waktu untuk berbuka puasa.

“Selain mengabadikan ribuan burung blekok yang kembali sarangnya, namun  sembari menunggu waktu untuk berbuka puasa,   saya dan teman-teman juga bisa duduk santai sambil menikmati panorama alam hutan manggrove  yang indah di kampung blekok,”ujar Fawaid.(fat)