Madiun,reportasenews.com – Sering terjadinya bencana alam di wilayah Madiun seperti banjir, tanah longsor serta angin topan. Pada kamis pagi (09/01/2020) di mako Satbrimoda Polda Jawa Timur yang berada di batalyon C madiun, menggelar kesiapan personil, perlengkan SAR, dan dapur umum.
Dengan kondisi cuaca yang ekstrim seperti curah hujan sangat tinggi sampai sekarang, yang di prediksi hingga 3 bulan kedepan, maka kesiapan kesatuan Polri yaitu brimob yang bertugas dalam misi kemanusiaan untuk menolong para korban yang terdampak bencana.
Satbrimobda Polda jatim batalyon C Pelopor Madiun, dengan membawahi 4 kompi yang terdiri kompi 1 berada di Kediri, kompi 3, kompi 2 dan 4 di Madiun. Harus di tuntut untuk tanggap dalam pertolongan korban bencana di tiap wilayah masing masing.
Hal tersebut di sampaikan komandan Batalyon C Pelopor satbrimobda jatim di mako brimob, Kompol Agus Waluyo, “Dalam hal ini kita akan siap melakukan tanggap bencana yang akan berkordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, tagana dan relawan, dalam menangani korban bencana, SAR dan kegiatan sosial kemanusiaan” ucapnya.
Dalam gelar siaga bencana, para personil di cek kesiapan perlengkapan SAR, perlengkapan dapur umum, ambulance, sembako untuk dapur umum, genset untuk perlengkapan penerangan serta perahu karet dan mesin nya.
Saat di cek salah satu perahu karet mengalami kerusakan yaitu bocor dan tidak bisa di pergunakan. Hal tersebut terjadi saat di gunakan untuk bantuan pengiriman sembako ke korban terdampak banjir tahun lalu di Madiun, yang akhir nya tidak dapat dipergunakan sementara, hingga menggunakan perahu dari jerigen yang di modifikasi jadi perahu.
Dapur umum yang di sediakan, juga bisa memproduksi kebutuhan konsumsi untuk 100 porsi dalam 3x produksi, dengan penyesuaian perlengkapan yang dimiliki Satbrimobda batalyon C Pelopor Madiun yang salah satu tungku merupakan sumbang sih dari BUMN Pertamina.
Secara teknis satbrimobda Polda jatim batalyon C Pelopor Madiun siap melakukan tanggap bencana sesuai dengan persiapan yang darurat pun secara 24 jam dengan call center untuk wilayah madiun di nomor (0351) 495787, akan selalu membantu untuk masyarakat yang terdampak bencana.(hap)
Tag:

