Situbondo,reportasenews.com – Untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid 19, ribuan santri Pondok Pesantren (ponpes) Nurul Jadid Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo dipulangkan lebih awal ke daerah asalnya masing-masing, Kamis (2/4/2020).
Namun, begitu tiba di daerah asalnya di Kabupaten Situbondo, sebanyak 1.100 santri asal Ponpes Nurul Jadid, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, ribuan santri putra dan putri tersebut, mereka langsung dsemprotkan cairan disinfektan oleh petugas BPBD Kabupaten Situbondo.
Selain itu, untuk memastikan ribuan santri dari Ponpes Nurul Jadid Probolinggo bebas dari virus corona atau covid 19, mereka langsung diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo.
Salah seorang Ketua Panitia penjemputan ribuan santri Ponpes Nurul Jadid Probolinggo H Muhlisin mengatakan, begitu turun dari bid, ribuan santri langsung disterilisasi menggunakan cairan disinfektan yang disemprotkan pada sekujur tubuh dan termasuk kendaraan dan barang bawaannya. Para santri yang telah menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari Paiton Probolinggo itu, kemudian didata dan didudukkan satu persatu dalam jarak sekitar 1 meter.
“Selanjutnya, mereka bergiliran diperiksa oleh petugas medis untuk melakukan pengecekkan suhu tubuh dan observasi lainnya. Usai dicek kondisi kesehatannya, mereka langsung diserahkan kepada keluarganya yang menjemput,”kata H Muhlisin, Kamis (2/4/2020).
Menurutnya, dalam pemeriksaan kesehatan yang dilakukan petugas Dinkes Situbondo, seluruh santri Ponpes Nurul Jadid dinyatakan sehat. Selain itu, dalam pemulangan santri asal Kabupaten Situbondo untuk tahun 2020 ini.”Mereka diturunkan pada tujuh titik penjemputan di Situbondo, salah satu titik penjemputan di Kantor DPRD Kabupaten Situbondo,”pungkasnya.(fat)

