Situbondo,reportasenews.com – Sebanyak 125 sopir angkutan umum, ojek, dan abang becak di Kota Situbondo, mereka mengikuti sosialisasi tentang pola hidup sehat, yakni tentang tata cara cuci tangan, sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid 19 di Kabupaten Situbondo.
Selain diberi edukasi tentang pencegahan penyebaran covid 19, ratusan orang pelaku jasa transportasi di Kota Situbondo, mereka juga diberi pelatihan dengan materi keselamatan di jalan, dengan pemateri Wakapolres Kompol Zein Mawardi dan Kasatlantas AKP Indah Citra Fitriani.
Menariknya, usai mengikuti pelatihan tentang keselamatan di jalan dan edukasi tentang pencegahan Covid 19, sebanyak 125 jasa transportasi yang menjadi terdampak mewabahnya covid 19 Kabupaten Situbondo, mereka diberi bantuan uang tunai dengan nominal sebesar Rp.600 ribu lebih.
Kapolres Situbondo AKBP Sugandi mengatakan, program Polri Peduli Keselamatan Tahun 2020 itu, merupakan bentuk kepedulian Polri, namun dalam progran ini Polri melakukan kerja sama dengan BRI, dengan sasaran para pelaku jasa transportasi seperti supir truck, ojek, becak, travel dan rental yang menjadi terdampak wabah covid 19 di Kabupaten Situbondo.
“Meski kita memberikan edukasi tentang pencegahan covid 19 dan pelatihan tentang kesalamatan berlalulintas, namun kami tentang mengedepankan protokol kesehatan seperti kebijakan phsycal distancing,”ujar Kapolres AKBP Sugandi, Rabu (15/4/2020).
AKBP Sugandi menambahkan, sesuai dengan protokol kesehatan, ratusan jasa transportasi seperti sopir angkutan umum, tukang becak, ojek, mereka diharuskan mengenakan masker. Bahkan, sebelum masuk ruangan pelatihan di lapangan tenis indoor Polres Situbondo, mereka juga diwajibkan untuk cuci tangan dan menggunakan handsanitizer.
“Jadi, dalam kegiatan pelatihan tersebut, kami tidak mengesampingkan protokol kesehatan dan program phsycal distancing,”pungkasnya.(fat)

