Gresik, eportasenews.com – Hari ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Gresik kembali melaporkan ada penambahan 20 pasien sembuh dari corona. Dengan penambahan 20 ini, total pasien sembuh yang sebelumnya 178, kini menjadi 198 orang.
“Hari ini, ada tambahan 20 sembuh dari konfirmasi positif, karena hasil Swab sudah dua kali berturut-turut negatif dan didukung foto thorax yang sudah normal,” terang Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik drg. Saifudin Ghozali didampingi Kabag Humas Pemkab Gresik AM Reza Pahlevi, Jumat (10/7/2020).
Dijelaskan Ghozali yang juga Kadinkes Gresik ini, penambahan 20 sembuh ini berasal dari Kecamatan Menganti 6 dari Desa Pelemwatu : 4 , Boboh : 1 , Drancang : 1, Kecamatan Driyorejo 8 dari Desa Karangandong : 2 , Banjaran : 1, Petiken : 4, Mojosarirejo : 1, Kecamatan Manyar 4 dari Desa Peganden : 1 , Pongangan : 1 , Manyar Sidomukti : 1 , Manyar Sidorukun : 1, Kecamatan Gresik 1 dari Desa Sidokumpul dan Kecamatan Benjeng 1 dari Desa Balongmojo.
Kendati begitu, Ghozali yang juga Kadinkes Gresik ini meminta masyarakat agar tetap meningkatan kewaspadaan, karena hari ini juga ada tambahan  42 konfirmasi positif. Masyarakat juga harus banyak berdoa agar wabah corona segera sirna.
“Dengan penambahan 42 konfirmasi positif ini, total kasus Covid-19 Gresik menjadi 1.107 kasus. Rinciannya, 198 orang sembuh, 103 meninggal,  dan 806 lainnya menjalani perawatan,” beber Ghozali.
Ditambahkan, hari ini juga ada penambahan konfirmasi meninggal 2 dari Desa Pelemwatu Menganti dan Desa Sembayat Manyar. Selain itu juga ada PDP meninggal ada 2 dari Kecamatan Bungah Desa Gumeng 1 dan Kecamatan Wringinanom Desa Sumengko 1.
Adapun update kasus Covid-19 per hari ini, Jumat (10/7/2020), Orang Tanpa Gejala (OTG) berjumlah 414 orang. Selanjutnya Orang Dalam Risiko (ODR) ada 1.260 orang dan yang sudah lepas pengawasan 1.145 orang.
Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 1.481 orang. Rinciannya, yang masih dipantau 253 orang, dan selesai dipantau 1.228 orang.
“Untuk pasien dalam pengawasan (PDP)  per hari ini sebanyak 722 orang. Rinciannya, dalam pengawasan 487 orang, dan selesai pengawasan 177 orang. Sementara yang meninggal sebanyak 58 orang,” pungkasnya. (dik)