Situbondo, reportasenews.com-Diduga akibat suaminya yang sering berhubungan seks bebas di luar rumah, enam ibu rumah tangga yang sedang hamil terjangkit HIV/AIDS. Mereka adalah bagian dari  111 penderita HIV AIDS yang baru ditemukan 2016 oleh  Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo.
Keenam ibu hamil pengidap HIV AIDS ini sedang dalam pengawasan Dinas Kesehatan Dinkes Pemkab Situbondo. Beruntung, bayi yang sedang dikandungnya semuanya tidak tertular HIV AIDS. Sebab, dari enam yang terjangkit HIV/AIDS itu, dua diantaranya sudah melahirkan.
Dua orang ibu penderita HIV/AIDS itu melahirkan melalui operasi cesar di salah satu Rumah Sakit di Kota Malang. Meski kedua bayinya lahir dalam keadaan selamat, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Situbondo melarang ibunya untuk menyusui, karena dikhawatirkan akan tertular HIV AIDS.
Heryawan, Konselor HIV AIDS Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Situbondo mengatakan, ibu hamil pengidap HIV AIDS dipastikan selamat, karena terpantau sejak dini.â€Sehingga keenam ibu tersebut sudah dilakukan pengobatan HRV, sehingga bayi yang dikandungnya tak tertular HIV AIDS,†ujar Heryawan, Jumat (6/5).
Menurutnya, jika ibu hamil pengidap HIV AIDS tidak terpantau sejak dini, sekitar 60 persen dipastikan bayinya akan tertular penyakit yang dideritanya.â€Namun, karena enam ibu hamil yang terjangkit HIV/AIDS itu terpantau sejak dini, sehingga bayi dikandungnya tidak tertular penyakit ibunya,â€pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya. Ibu rumah tangga sangat rentan tertular penyakit HIV AIDS. Penularannya terjadi melalui suaminya yang sering berhubungan seks bebas di luar rumah.(fat)

