Madiun, reportasenews.com – Tak hanya menjaga keutuhan dan kedaulatan Republik Indonesia, pasukan angkatan darat dikesatuan batalyon para raider 501 Bajra yudha madiun jawa timur. Melakukan kegiatan ketahanan pangan di masa pendemi covid-19, dengan cara berebut sayur serta Budi daya ikan lele serta nila.
Hal tersebut dilakukan untuk upaya penanggulangan atau pun antisipasi jika kekurangan bahan makanan, akibat dampak pendemi virus covid-19 yang merebak di seluruh dunia, termasuk Indonesia, khususnya di wilayah madiun.
Prajurit angkatan darat ini juga terlatih dalam berkebun serta Budi daya ikan, hal tersebut sudah terbukti dilakukan, dengan memanfaatkan lahan yang ada disekitaran asrama dan di markas batalyon, berupa kebun sayuran sayuran media hidroponik dan tanah, budi daya jamur dalam ruangan yg tak terpakai, serta puluhan kolam terpal yang di isi ikan nila dan ikan lele.

Komandan Batalyon para rider 501 Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setiawan menjelaskan, budi daya ikan dan berkebun sayur ini, diperuntukkan tidak hanya untuk internal tapi juga sebagai ketahanan pangan untuk dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan dikota Madiun selama masa pendemi ini.
“dampak pendemi bagi masyarakat sangat berpengaruh, apa lagi situasi ekonomi yang semakin sulit. Dan kita sebagai prajurit untuk bisa saling membantu masyarakat, salah dengan berkebun sayuran, jamur, budi daya ikan lele dan nila. Yang hasil nya dibagikan ke masyarakat juga” ujar Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setiawan.
Dalam budi daya ikan yang berada di markas batalyon para rider 501 ini terdiri 14 kolam dari median terpal. 10 untuk kolam ikan lele yang berisi 2500 tiap kolam nya dengan berbagai usia dan 4 kolam lain untuk ikan nila yang terdiri 650 ekor tiap kolam nya juga berbagai usia.
Sedangkan di perkebunan yang di tanam yaitu sayuran sawi hijau dan kangkung dalam sistem hidroponik yang di terapkan di sekitaran rumah asrama dan Barak Barak pasukan. Dengan Hasil nya sangat cukup memuaskan. Dan Salah satu andalan nya juga yaitu jamur tiram dengan memanfaatkan ruang yang di isi block median, yang tiap harinya bisa panen.
Dari keseluruhan semua sudah menghasilkan dan dibagikan di masyarakat sekitar batalyon para rider 501 secara gratis dan tanpa di pungut biaya.(hap)

