Breaking News
Trending Tags

Antisipasi El Niño, Kementerian Kehutanan Periksa KesiapanCegah Karhutla di Kalimantan Barat

  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pontianak, ReportaseNews –Kementerian Kehutanan memperketat pengawasan terhadap perusahaan kehutanan di Kalimantan Barat sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau dan menghadapi ancaman El Niño.

Melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan), pemerintah melakukan pengawasan kepatuhan terhadap empat Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) pada 10–14 Agustus 2026.

Empat perusahaan yang diperiksa yakni PT Wanakerta Eka Lestari di Kabupaten Ketapang, PT Finantara Intiga di Kabupaten Sanggau, PT Mohairson Pawan Khatulistiwa di Kabupaten Ketapang, serta PT Wana Subur Persada di Kabupaten Ketapang.

Pengawasan dilakukan untuk memastikan perusahaan tidak hanya memiliki dokumen pencegahan kebakaran, tetapi juga benar-benar siap mengoperasikan sistem pengendalian karhutla ketika terjadi kondisi darurat.

Tim gabungan memeriksa berbagai aspek kesiapsiagaan, mulai dari menara pantau, sekat kanal, embung dan sumber air, peralatan pemadam, kesiapan regu pengendalian kebakaran, hingga sistem deteksi dan respons dini.

Pengawasan dilakukan secara terpadu bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat, Balai Pengelolaan Hutan Lestari (BPHL) Wilayah X Pontianak, serta Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan.

Petugas diterjunkan langsung ke areal perusahaan untuk melihat kondisi sarana dan kesiapan personel di lapangan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Kementerian Kehutanan untuk memperkuat pencegahan karhutla sebelum api muncul, terutama pada periode yang dinilai rawan kebakaran.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi karhutla merupakan bagian dari tata kelola usaha kehutanan yang bertanggung jawab.

“Menghadapi El Niño dan musim kemarau, kesiapsiagaan kebakaran hutan harus menjadi bagian dari tata kelola usaha kehutanan yang bertanggung jawab,” kata Januanto.

Menurut dia, pencegahan karhutla tidak hanya berkaitan dengan perlindungan hutan, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, kesehatan akibat paparan asap, kepastian kegiatan usaha, serta perlindungan investasi yang sah.

Karena itu, perusahaan pemegang izin diminta memastikan seluruh sistem pengendalian kebakaran berfungsi sebelum terjadi kebakaran.

“Pemegang izin harus benar-benar siap sebelum api muncul, bukan baru bergerak ketika kebakaran sudah terjadi,” tegasnya.

Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Leonardo Gultom, mengatakan pengawasan terhadap empat perusahaan tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pemegang izin kehutanan di Kalimantan Barat.

Menurut Leonardo, yang diperiksa bukan sekadar keberadaan fasilitas, melainkan efektivitas sistem pengendalian kebakaran apabila sewaktu-waktu dibutuhkan

“Yang kami uji bukan hanya keberadaan sarana, tetapi apakah sistem pengendalian kebakaran perusahaan benar-benar bekerja ketika dibutuhkan,” ujar Leonardo.

Ia menegaskan, menara pantau, sumber air, sekat kanal, peralatan pemadam, hingga regu pengendalian kebakaran harus berada dalam kondisi siap digunakan.

Perusahaan juga diminta menjaga arealnya secara serius selama periode rawan kebakaran.

Leonardo mengingatkan, pemegang izin yang tidak memenuhi kewajiban atau tidak menaati ketentuan dapat dikenakan sanksi administratif.

“Jangan menunggu kebakaran terjadi baru melakukan pembenahan,” tegasnya.

Kementerian Kehutanan menempatkan pencegahan karhutla sebagai salah satu fokus penting menghadapi musim kemarau dan potensi peningkatan risiko kebakaran.

Pengawasan kepatuhan perusahaan, penguatan sistem deteksi dini, kesiapan personel dan sarana, patroli, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat.

Upaya tersebut diharapkan mampu mencegah kebakaran sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang mengancam hutan, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan keselamatan publik.

Bagi perusahaan pemegang PBPH, kesiapan menghadapi karhutla bukan sekadar kewajiban administratif. Kesiapsiagaan di lapangan menjadi salah satu kunci untuk memastikan kawasan hutan tetap terlindungi selama periode rawan kebakaran.(AD/RN-04)

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Momen Mudik 2026, Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Rest Area Gratis 24 Jam

    Momen Mudik 2026, Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Rest Area Gratis 24 Jam

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Untuk menyambut arus mudik Idulfitri 1447 Hijiriah, Kementerian Agama (Kemenag) mentransformasi fungsi masjid dan rumah ibadah sebagai pusat pelayanan publik. Melalui program Ekspedisi Masjid Indonesia 2026, sebanyak 6.859 masjid di seluruh jalur utama mudik disiagakan sebagai tempat singgah gratis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman. Langkah itu muncul sebagai hasil […]

  • KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pekalongan Fatia Arafiq terkait dugaan korupsi proyek pengadaan. (Ist)

    Fadia Arafiq Tersangka, Perusahaan Keluarga Raup Rp46 Miliar

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka tunggal dalam perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. ‎Penetapan tersangka diumumkan KPK setelah mengungkap dugaan praktik pengondisian proyek outsourcing melalui perusahaan keluarga, PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). ‎Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut […]

  • Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    Berangsur Melemah, 17 Anggota OPM Serahkan Diri ke Satgas Koops Swasembada

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Fin
    • 0Komentar

    MADIUN, Reportasenews – Kekuatan separatis bersenjata OPM berangsur melemah. Tiga anggota Kodap XV-Ngalum Kupel, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dilaporkan menyerahkan diri kepada jajaran TNI Satgas Koops Swasembada berikut sepucuk senjata api, Sabtu (14/02/2026). Semangat memisahkan diri dari OPM yang dinilainya tidak bermasa depan itu, menyusul 4 rekannya yang lebih dulu mencium Merah Putih, […]

  • Kemenangan Norwegia atas Brazil di Piala Dunia 2026 membuat dunia menoleh. Simak fakta unik Norwegia, mulai dari sistem pemerintahan, pendidikan gratis, kesejahteraan masyarakat, hingga kualitas hidup terbaik di dunia. (Getty Images)

    Norwegia Singkirkan Brazil di Piala Dunia 2026, Ternyata Ini Rahasia Negara Paling Sejahtera di Dunia

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Keberhasilan Timnas Norwegia menumbangkan Brazil dengan skor 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen. Kemenangan atas tim yang lima kali menjuarai Piala Dunia itu tidak hanya mengantarkan Norwegia melaju ke perempat final, tetapi juga membuat perhatian dunia tertuju pada negara kecil di kawasan Skandinavia tersebut. […]

  • Sejumlah petinggi PPP dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pemalsuan KTA dan dokumen internal partai. Laporan disebut berawal dari kejanggalan penerbitan kartu anggota. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Petinggi PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan Kadernya ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali menjadi sorotan. Sekretaris Jenderal PPP Taj Yasin dan Wakil Ketua Umum PPP Agus Suparmanto dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pemalsuan dokumen serta Kartu Tanda Anggota (KTA) partai. ‎Laporan tersebut diajukan pada Jumat (12/6/2026) dan tercatat dengan nomor LP/B/4244/VI/2026/SPKT/Polda Metro Jaya. ‎Kuasa hukum Ketua […]

  • Kapolda Sumsel Irjen Sandi memimpin Apel Siaga Karhutla, Minggu (17/5/2026). (Foto: Istimewa).

    Kapolda Sumsel: Pantau Titik Api Secara Real-Time, Jangan Pakai Pola Lama

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Lahat, ReportaseNews – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak bisa lagi dilakukan dengan pola lama. Pemanfaatan teknologi hingga pendekatan solutif bagi masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk menekan potensi bencana asap di wilayah Sumatera Selatan. ‎Penegasan itu disampaikan Kapolda Sumsel saat memimpin Apel Besar Siaga Karhutla […]

expand_less