Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi Indonesia Tak akan Kembali ke Masa Krisis 1998
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: ReportaseNews/Budi T)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Yogyakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin kondisi perekonomian Indonesia saat ini berada dalam koridor yang aman dan tidak akan tergelincir kembali ke masa-masa pahit krisis moneter tahun 1998.
Meskipun mengakui perekonomian domestik sempat dihantam berbagai sentimen buruk sejak akhir tahun lalu, Purbaya menegaskan situasi sekarang jauh berbeda, karena fondasi ekonomi nasional terus diperbaiki.
Dua sentimen utama yang sempat menekan pasar keuangan dalam negeri beberapa waktu lalu adalah dinamika indeks MSCI dan penilaian ulang peringkat utang Indonesia.
Kendati kondisi global dan domestik belum sepenuhnya sempurna, mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini tetap melihat adanya secercah harapan dari pergerakan sektor riil.
Menurut dia roda ekonomi Indonesia justru terus bergerak maju berkat agresivitas dan kontribusi aktif berbagai kegiatan sektor swasta di dalam negeri.
Aktivitas sektor swasta inilah yang diyakini menjadi motor penggerak utama untuk memulihkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap dalam jangka pendek.
Bahkan, Purbaya berani memproyeksikan adanya tren penurunan angka kemiskinan atau jumlah masyarakat rentan dalam waktu dekat seiring dengan semakin sehatnya iklim usaha.
“Saya pikir enam bulan dari sekarang akan semakin kelihatan bahwa orang-orang yang tadinya susah itu, Pak, akan semakin berkurang dan berkurang lagi,” kata Purbaya pada acara di Yogyakarta, seperti dikutip dari tayangan YouTube LPS, Jumat (22/5/2026).
Optimisme ini sekaligus menjadi bantalan psikologis bagi pasar dan masyarakat agar tidak terjebak dalam kepanikan atau trauma masa lalu. Menkeu memastikan pertahanan fiskal dan moneter saat ini jauh lebih solid dibandingkan beberapa dekade sebelumnya.
“Kita enggak akan mengulangi 1998 lagi,” ucap Purbaya. (RN-03)
- Penulis: RN-03




Saat ini belum ada komentar