Situbondo,reportasenews.com – Diduga karena mengemudikan dalam kondisi ugal-ugalan, bis Parawisata bernopol B 7371 BGA menabrak dump truk bernopol L 8366 UF di Jalur Pantura Situbondo, tepatnya di Jalan Raya Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Akibat benturan keras tersebut, bodi bagian depan bis dan dump truk tersebut mengalami rusak berat. Selain itu, kaca bagian depan kedua kendaraan besar yang terlibat tabrakan juga pecah.
Beruntung tidak ada korban dalam insiden tabrakan yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, meski kondisi bodi depan kedua kendaraan mengalami rusak berat dan tak berbentuk, namun kedua sopirnya hanya mengalami luka ringan.
Kedua korban dalam tabrakan yang terjadi di Jalan Raya Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo. Mereka adalah, sopir bis bernama Setiawan Siswanto (37) asal Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno, Purworejo, Jateng, dia mengalami luka robek dan dislokasi pada kaki kanannya.
Selain itu, korban bernama Hariyadi (41), sopir dump truk asal Desa Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jatim ini, mengalami luka lecet dan dislokasi kaki kanannya. Hingga berita ditulis, keduanya masih menjalani perawatan di RSD Besuki, Situbondo.
Diperoleh keterangan, insiden tabrakan yang sempat mengakibatkan jalur pantura Situbondo-Probolinggo macet, karena kedua bangkai kendaraan melintang di badan jalan aspal dilokasi kejadian, berawal saat bis parawisata dari barat menuju ke arah timur, dengan kecepatan sedang.
Saat melintas dilokasi kejadian, sopir bis parawisata hendak mendahalui kendaraan yang ada di depannya, sedangkan pada saat yang bersamaan muncul dump truk yang dikemudikan korban Hariyadi, namun karena jaraknya terlalu dekat, sehingga tabrakan kedua kendaraan tersebut tak dapat dihindari.
Kanit Laka Polres Situbondo Ipda Teguh Santoso mengatakan, dugaan sementara, karena sopir bis parawisata tidak memperhatikan kendaraan dari arah yang berlawanan, saat hendak mendahului kendaraan yang didepannya.”Meski demikian, kami belum dapat menyimpulkan tentang penyebabnya, karena petugas masih melakukan olah TKP dilokasi kejadian. Selain itu, sebagai bahan penyelidikan, kedua kendaraan tersebut langsung kita amankan,”kata Iptu Teguh Santoso.(fat)

