Jakarta, reportasenews.com-Puncak arus mudik terjadi pagi ini di jalur keluar Kota Jakarta, terutama di ruas Jalan Tol ke arah Bekasi.Kemacetan terjadi sejak dinihari, dan hingga Jumat siang ini belum juga mereda.

Pantauan di lapangan, kemacetan terjadi di ruas jalan Cikunir-Bekasi, tempat persimpangan jalan yang masuk dari arah Cawang ke Bekasi. Ribuan kendaraan mudik yang hendak meninggalkan Jakarta, tersendat seperti terkunci tidak bisa bergerak.

Kemacetan itu sendiri terjadi karena arus kendaraan yang keluar masuk di tempat peristirahatan tersendat dan menyebabkan ekor kemacetan hingga 10 KM.

Volume Lalu Lintas Cikarang Utama ke Arah Cikampek  meningkat 26% atau mencapai  99.863 kendaraan, padahal normalnya  78.890 kendaraan.
Atas kemacetan yang terjadi itu, Jasa Marga memberlakukan contra flow di KM 32-KM 41.

Volume lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak tadi malam terus mengalami peningkatan.

Saat ini terpantau kepadatan dari KM 20 hingga 29. Kepadatan juga ada selepas GT Cikarut sampai KM 36.

Untuk mencairkan kepadatan dilakukan rekayasa lalu lintas contraflow. Saat ini di KM 32 sampai KM 41 untuk mencairkan kepadatan di 36, juga di 39 jelang rest area 39.

Setelah itu lalin akan ditarik lagi dengan contra flow kedua dari  KM 13 hingga KM 21.

Pemberlakuan contra flow adalah diskresi Kepolisian.

Jasa Marga Cabang Jakarta Cikampek menyiapkan sarana pendukung seperti rambu, rubber cone dan petugas.

Contra flow di 32 sampai 41 telah diberlakukan baru saja pukul 09.25.

Pengguna jalan yang akan memanfaatkan contra flow agar mengambil lajur kanan.

Petugas Jasa Marga di lapangan terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian PJR guna memantau perkembangan lalu lintas sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan membuat rekayasa lalu lintas untuk mencairkan kepadatan. (tat)