Jakarta, reportasenews – Sutradara Mike Wiluan menghadirkan cerita yang berbeda dalam film monster “Orang Ikan”, yang telah diputar di festival-festival film luar negeri sebelum mulai ditayangkan di sejumlah kota di Indonesia pada 11 Juli 2025. Film ini mengusung cerita mitologi Nusantara.

 

Film berdurasi 85 menit tentang makhluk-makhluk menyerupai ikan ini menyajikan cerita tentang permusuhan, persahabatan, persaudaraan, dan kemanusiaan.

 

‘Orang Ikan’ adalah film yang menonjolkan berbagai lapisan cerita, seperti tentang emosi, kemanusiaan, persaudaraan, dan permusuhan yang berubah menjadi pertemanan,” kata Wiluan pada acara pemutaran perdana film “Orang Ikan” di Indonesia yang ditayangkan di Jakarta Pusat, Senin (7/11/2025).

 

Film ini bercerita tentang dua tawanan Perang Dunia II yang terdampar di sebuah pulau tempat tinggal makhluk mirip ikan yang disebut Orang Ikan, yang tidak menyukai gangguan mereka.

 

Tentara Jepang dan tawanan perang dari Inggris itu kemudian bekerja sama dan menjalin hubungan kekerabatan yang tidak biasa untuk menghadapi musuh yang sama.

 

Wiluan menyampaikan bahwa monster yang digambarkan dalam film “Orang Ikan” telah hidup selama ratusan tahun dan hidup bersama keluarga, bukan entitas penyendiri.

 

“Jadi sebenarnya ada kemanusiaan dalam diri monster ini. Ada emosi, terutama dalam melindungi keturunannya,” katanya.

Wiluan juga ingin menyampaikan bagaimana “pikiran yang merusak” dapat melahirkan monster melalui filmnya.
Guna menghadirkan visualisasi monster yang realistis, tim produksi film “Orang Ikan” menggunakan kostum berbahan lateks rancangan spesialis kostum asal Amerika Serikat bernama Allan Holt.
Syuting film “Orang Ikan” dilakukan sejak tahun 2003 di tiga lokasi di Indonesia, yaitu Pantai Sawarna di Banten, Curug Sodong dan Geopark Ciletuh di Sukabumi, dan Studio Infinite di Batam.

Film “Orang Ikan” mulai ditayangkan di jaringan bioskop CGV di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya pada 11 Juli 2025.

 

Sebelumnya, film ini ditayangkan dalam ajang Tokyo International Film Festival 2024, Singapore International Film Festival 2024, dan Trieste Science+Fiction Festival 2024.

Film ini juga diputar dalam Overlook Film Festival 2025 (United States Premier), Fantasy Filmfest Nights 2025 (German Premier), dan Neuchatel International Fantastic Film Festival 2025 (Swiss Premiere).

 

“Orang Ikan” mendapat pujian dari kritikus film saat ditayangkan di festival-festival film. ​​​​​​​Wiluan berharap “Orang Ikan” juga bisa menarik minat penikmat film horor di Indonesia.