Situbondo,reportasenews.com – Hari pertama masuk kerja, setelah cuti kampanye karena mencalonkan sebagai Cabup dalam Pilkada Situbondo tahun 2020,  Wabup Yoyok Mulyadi yang ditunjuk sebagai Plt Bupati Situbondo masuk kantor, Senin (7/12/2020).


Namun, pada hari pertama masuk kantor, Plt Bupati Situbondo Yoyok Mulyadi bersama para pimpinan  OPD dan para  ASN dilingkungan Pemkab Situbondo, mereka langsung menggelar doa bersama untuk almarhum Bupati Dadang Wigiarto. 

Usai menggelar tahlil dan doa bersam di lantai dua Kantor Pemkab Situbondo, Plt Bupati Yoyok Mulyadi langsung meninjau  pembangunan Pujasera di  Alun-alun Situbondo, untuk mengecek sejumlah kios untuk para pedagang di lokasi.

Kadis DPKP Kabupaten Situbondo Eko Prayudi mengatakan, pembangunan tahap pertama Pujasera Alun-alun Situbondo direncakan selesai pada akhir Desember 2020. Kemudian, di bulan Januari 2021, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap dua.

“Selain membangun Pujasera dan kios pedagang, di tahap pertama kita juga membangun Jogging Track. Fungsinya untuk sarana olah raga dan tempat main anak-anak. Selain itu, juga kita bangun pagar untuk keamanan pengguna jogging track,”kata Eko Prayudi.

Serba, lalu lintas sebelah timur alun-alun adalah jalan Provinsi. Sehingga cukup padat. “Dan sangat berbahaya jika tidak diberi pagar,”bebernya. 

Sementara untuk pintu masuk, kata Kadis DPKP, diletakkan di depan Masjid al Abror. Atau sebelah barat alun-alun. “Jadi lokasi masuk satu pintu. Disana kita sudah sediakan tempat parkir. Dengan begitu parkir kendaraan lebih aman dan tertib,” ucapnya.

Sementara, Plt  Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi mengatakan, pujasera alun-alun yang baru dibangun itu lebih menonjolkan nilai estetika dan  kebersihan. “Saya tadi malam lewat, sudah cukup bagus estetika. Meskipun belum sempurna. Tapi kita mau menuju sempurna haru bertahap. Tidak bisa langsung,”ujar Yoyok Mulyadi. 

Sementara untuk rencana opening alun-alun, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab dia masih perlu melakukan penataan. Agar sesuai antara fisik alun-alun dengan perilaku pedagang di dalamnya.“Kami berharap, pembangunan alun-alun ini bisa memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat.  Selain itu juga bisa membuat pengunjung lebih nyaman.

Karena alun-alun merupakan simbol kabupaten. Jadi harus diperindah,”pungkasnya.(fat)o-Hari pertama masuk kerja, setelah cuti kampanye karena mencalonkan sebagai Cabup dalam Pilkada Situbondo tahun 2020,  Wabup Yoyok Mulyadi yang ditunjuk sebagai Plt Bupati Situbondo masuk kantor, Senin (7/12/2020).

Namun, pada hari pertama masuk kantor, Plt Bupati Situbondo Yoyok Mulyadi bersama para pimpinan  OPD dan para  ASN dilingkungan Pemkab Situbondo, mereka langsung menggelar doa bersama untuk almarhum Bupati Dadang Wigiarto. Usai menggelar tahlil dan doa bersam di lantai dua Kantor Pemkab Situbondo, Plt Bupati Yoyok Mulyadi langsung meninjau  pembangunan Pujasera di  Alun-alun Situbondo, untuk mengecek sejumlah kios untuk para pedagang di lokasi.Kadis DPKP Kabupaten Situbondo Eko Prayudi mengatakan, pembangunan tahap pertama Pujasera Alun-alun Situbondo direncakan selesai pada akhir Desember 2020. Kemudian, di bulan Januari 2021, pembangunan akan dilanjutkan ke tahap dua.

“Selain membangun Pujasera dan kios pedagang, di tahap pertama kita juga membangun Jogging Track. Fungsinya untuk sarana olah raga dan tempat main anak-anak. Selain itu, juga kita bangun pagar untuk keamanan pengguna jogging track,”kata Eko Prayudi.Serba, lalu lintas sebelah timur alun-alun adalah jalan Provinsi. Sehingga cukup padat. “Dan sangat berbahaya jika tidak diberi pagar,”bebernya. 

Sementara untuk pintu masuk, kata Kadis DPKP, diletakkan di depan Masjid al Abror. Atau sebelah barat alun-alun. “Jadi lokasi masuk satu pintu. Disana kita sudah sediakan tempat parkir. Dengan begitu parkir kendaraan lebih aman dan tertib,” ucapnya.Sementara, Plt  Bupati Situbondo, Yoyok Mulyadi mengatakan, pujasera alun-alun yang baru dibangun itu lebih menonjolkan nilai estetika dan  kebersihan. “Saya tadi malam lewat, sudah cukup bagus estetika. Meskipun belum sempurna. Tapi kita mau menuju sempurna haru bertahap. Tidak bisa langsung,”ujar Yoyok Mulyadi.

Sementara untuk rencana opening alun-alun, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab dia masih perlu melakukan penataan. Agar sesuai antara fisik alun-alun dengan perilaku pedagang di dalamnya.“Kami berharap, pembangunan alun-alun ini bisa memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat.  Selain itu juga bisa membuat pengunjung lebih nyaman. Karena alun-alun merupakan simbol kabupaten. Jadi harus diperindah,”pungkasnya. (fat)