Pandeglang,reportasenews.com – Hari pertama, minggu (23/12) pencarian korban Tsunami Selat Sunda, Tim SAR gabungan telah menemukan ratusan korban meninggal dan luka-luka.

Data yang dikeluarkan BNPB hingga saat ini sebanyak 222 orang korban meninggal dan 843 korban luka luka berhasil ditemukan di dua lokasi berbeda yakni di sepanjang pesisir pantai wilayah Banten dan Lampung Selatan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, selai korban meninggal dan luka luka, kerusakan akibat trsunami ini juga menyebabkan  sebanyak 556 unit rumah rusak, 9 unit hotel rusak berat, 60 warung kuliner rusak, 350 kapal dan perahu rusak

Diperkirakan korban akan bertambah mengingat sampai saat ini masih adanya laporan korban hilang yang belum  ditemukan.

Petugas tengah melakukan proses indentivikasi korban meninggal sedangkan  korban luka-luka masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Pandenglang, Banten.

Dalam pencarian korban tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah alat berat untuk mengevakuasi korban yang tertimbun reruntuhan bangunan yang porak poranda diterjang gelombang.

Korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan terseret  gelombang saat merayakan liburan di tempat tempat wisata yang  berada di tepi pantai.

Tim SAR gabungan akan melajutkan proses pencarian korban pada esok hari, Senin (24/12) dengan menyisir sejumlah tempat yang belum terjangkau petugas di pesisir pantai yang tersapu gelombang.(han)