Situbondo,reportasenews.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Tahun 2019, Polres Situbondo membentuk Satgas Saber anti Judi, yang bertujuan untuk meminimalisir adanya praktik perjudian selama pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Situbondo.
Selain itu, menjelang pelaksanaan Pilkades yang akan dilaksanakan pada 23 Oktober 2019 mendatang, Polres Situbondo juga memetakan kategori kerawanan di 116 desa yang akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tersebut.
Kapolres Situbondo, AKBP Awan Hariono mengatakan, berdasarkan pergerakan Intelijen Polres, ada tiga kategori tingkat kerawanan dalam pelaksanaan Pilkades serentak diantaranya, sangat rawan, rawan dan kurang rawan.”Kami menentukan ini berdasarkan pergerakan dari Intelijen,”ujar Kapolres Situbondo Awan Hariono.
Menurutnya, daerah yang memiliki kategori sangat rawan, akan dijaga ketat oleh 25 personel yang menetap selama proses pilkades berlangsung hingga selesai.
“Kalau daerah yang rawan, akan kita terjunkan 20 personel yang menetap, dan 15 personel di tempat yang kurang rawan,” terang Awan.
Lebih jauh AKBP Awan Hariono menegaskan, jika potensi kerawanan dipicu oleh perjudian yang kerapkali terjadi saat pemilihan kepala desa berlangsung. Oleh karenanya, pihaknya juga akan menerjunkan personel Brimob yang disiagakan di tiga titik, yaitu titik barat, tengah dan timur.”Kita juga bentuk satgas saber anti judi. Karena kita tahu, pilkades ini kerawanannya dipicu oleh kegiatan judi,” ujarnya.
Perwira melati dua asal Kota Jember ini, juga memerintahkan kepada seluruh intelijen dan seluruh unit operasional di lapangan, mulai dari tingkat Polsek hingga Polres agar memonitor dan mengidentifikasi perjudian yang ada di Pilkades.”Kami kerahkan semua kemampuan kami, agar Pilkades serentak yang diikuti oleh 116 desa berjalan kondusif dan sukses,”pungkasnya.(fat)

