Amerika, reportasenews.com – Edward Snowden mantan pakar intelijens AS yang membelot memakai ponsel yang dioprek secara khusus oleh dia dengan memutuskan kabel ke kamera dan mikrofon ponsel.

Langkah Snowden masuk akal karena dia tau ponselnya bisa saja disadap diam-diam untuk mendengarkan percakapan didalam ruangan itu oleh pihak lawannya, atau merekam video foto secara rahasia.

Untuk ngobrol dengan ponsel, dia lalu memakai headset mikrofon yang akan dimasukan kedalam lubang input. Jika sudah selesai bicara, headset itu dicopot kembali.

Mengatasi masalah penyadapan diam-diam ini, muncul ide untuk merilis versi android masa depan yang dapat mematikan secara manual fungsi kamera dan mikrofon didalam ponsel.

Versi Android membatasi akses ke mikrofon dan kamera perangkat untuk aplikasi yang berjalan di latar belakang, menurut laporan pengembang XDA Android. Tujuannya adalah untuk melindungi privasi pengguna dari aplikasi penyadap.

Pengguna Android saat ini hanya dapat menolak atau menyetujui akses umum ke mikrofon dan kamera ponsel mereka, tanpa opsi menyetel setelan dengan baik. Tidak mungkin, misalnya, hanya memberi akses saat aplikasi aktif digunakan.

Rincian tambahan tentang peluncuran Android 9, atau Android P yang akan datang, diharapkan pada bulan Mei di konferensi pengembang Google I / O. Diharapkan fitur ini sudah bisa diaplikasikan keponsel Androdi masa depan. (Hsg)