Situbondo,reportasenews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Situbondo, menggelar tes event triathlon Tahun 2018. Itu dilakukan sebagai persiapan pelaksanaan Situbondo Internasional Triathlon, yang akan dilaksanakan pada 25 Nopember 2018 mendatang.
Menariknya, dalam tes event triathlon Tahun 2018 itu, KONI Situbondo melibatkan sebanyak 16 atlet triathlon Timnas Indonesia, yang akan diproyeksikan pada event Asean Games Tahun 2018, yang sedang mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Pantai Wisata Putih, Situbondo, Jawa Timur.
Bahkan, tes event triathlon Tahun 2018 di Pantai Wisata Pasir Putih, Situbondo tersebut dipantau langsung oleh Mark Sungkar Presiden Federasi International, dan pelatih timnas triathlon Indonesia asal Brasil, yakni Cali Amaral.
Ketua KONI Kabupaten Situbondo Reno Widigdyo mengatakan, jika tes event ini untuk mengukur kesiapan wasit dan juri, menjelang Situbondo Internasional Triathlon , yang akan dilaksanakan pada 25 Nopember 2018 mendatang, yang memadukan tiga cabang olahraga (Cabor), yang meliputi Renang, Lari Sprint dan Bersepeda.
“Ini dilakukan, karena sebelumnya, KONI sudah memberikan diklat kepada 38 juri dan wasit triathlon. Semuanya nanti akan bersertifikasi. “Yang membuat kami bangga, kita mendapatkan pujian dari FTI. Hanya dalam sekali tes, sudah bisa diterjemahkan dengan baik,”kata Reno Widigdyo, .
Menurutnya, tes event ini untuk menguji kesipaan juri, wasit dan tim oficial. Nah, kebetulan para atlit Asian Games, saat ini sedangkan melaksanakan pelatnas di Pasir Putih. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mengetes wasit dan juri yang sudah diberikan pelatihan. “Sehingga bisa mach, karena kita menggunakan atlit yang profesional,” imbuh Reno.
Peserta tes even ini terdiri dari pelatih cabor yang berkaitan triathlon, seperti balap sepeda, atletik. Ada juga pegiat dan akademsi olahraga. Total seluruhnya, sebanyak 38 orang. “Kita berharap, even ini berjalan sukses sehingga sejalan dengan kesuksesan tahun kunjungan wisata 2019,” kata Reno.
Reno mengatakan, perlaksanaan Situbondo International ini, Pemkab bersama KONI hanya menyediakan lokasi. Untuk pelaksanaan secara teknis, hingga mengundang peserta dari luar negeri, dihandel FTI dan federasi triathlon Asia Tenggara. “Kami akan mengusahakan untuk memberikan hadiah tertinggi dibandingkan even lain di Asia,” pungkas Reno.
Presiden Federasi Triahtlon Indonesia (FTI), Mark Sungkar mengatakan, dari 38 peserta yang ikut tes even, semuanya sudah menunjukkan progres yang memuaskan. “Mereka semua menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Materi yang berikan bisa dipraktikkan dengan baik,” katanya.
Dia menambahkan, progres positif ini tidak lepas dari dukungan penuh dari semua pihak. Terutama pemerintah, serta pengurus KONI Situbondo. “23 tahun saya memperjuangakan triathlon di Indonesia, baru sekarang saya melihat kekompakan yang sangat luar biasa, setelah Pulau Bali,” ujarnya.
Sementara itu, head coach triathlon, Cali Amaral asal Brazil itu mengatakan, Situbondo juga memiliki potensi bagus untuk mengadakan agenda olahraga triathlon. “Lokasi landmarknya untuk menemukan rute tidak perlu berpindah-pindah tempat,” ujarnya.
Menurutnya, satu venue sudah cukup untuk menggelar triathlon. Mulai dari start renang, bersepeda, hingga berakhir dengan lari, sudah cukup di satu lokasi. “Tidak perlu berpindah-pindah, karena di Situbondo sudah komplit di Situbondo,”kata Cali Amaral.(fat)

