Korlantas Genjot PNBP 2026, Layanan Regident Kendaraan Bakal Serba Digital
- account_circle Tama
- calendar_month 5 menit yang lalu
- print Cetak

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo. (Foto: RN/HO-Korlantas Polri)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Reportasenews – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri tancap gas membenahi layanan registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan bermotor. Langkah ini dilakukan usai analisis dan evaluasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun anggaran 2025.
Evaluasi tersebut dipimpin langsung Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, Senin (9/2/2026). Hasilnya, Korlantas menargetkan peningkatan kualitas layanan seiring optimalisasi penerimaan negara.
Wibowo menegaskan, pengelolaan PNBP harus berjalan transparan dan akuntabel. Menurutnya, capaian penerimaan negara tidak bisa dipisahkan dari kualitas pelayanan kepada masyarakat.
”PNBP bukan semata soal angka penerimaan negara, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Di sinilah peran Polantas Menyapa, hadir memberi solusi, kepastian, dan kepercayaan,” kata Wibowo dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
Ia menjelaskan, evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem kerja hingga tata kelola pelayanan. Program ‘Polantas Menyapa’ juga diperkuat guna membangun komunikasi dua arah yang lebih responsif dan humanis antara petugas dan masyarakat.
Selain itu, Korlantas menyiapkan strategi peningkatan PNBP pada 2026 lewat akselerasi digitalisasi layanan regident. Transformasi ini mencakup pengembangan sistem berbasis teknologi, integrasi data secara nasional, hingga penyederhanaan alur pelayanan.
Wibowo menyebut, modernisasi sistem menjadi kunci agar layanan semakin cepat, transparan, dan mudah diakses publik.
”Digitalisasi adalah kunci. Dengan sistem yang semakin modern dan terintegrasi, kita tidak hanya meningkatkan PNBP secara sehat, tetapi juga memastikan pelayanan publik semakin efisien, bersih, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tutupnya. (Tam)
- Penulis: Tama


Saat ini belum ada komentar