Beda Nasib Conte dan Mourinho

Sungguh sangat kontras peruntungan Antonio Conte dan Jose Mourinho!

Chelsea semakin moncer, mencatat kemenangan kedelapan secara beruntun, setelah mempermalukan tuan rumah Manchester City, 1-3, di Stadion Etihad pada Sabtu lalu. Benar-benar hasil yang mengejutkan terutama bagi para fans The Citizens.

Sebaliknya, bagi Chelsea, torehan ini meneguhkan keunggulan Coach Antonio Conte dan pasukannya atas Coach Pep Guardiola dan asuhannya, dalam banyak aspek. Paling mencolok, tentu saja, dalam hal hasil dan taktik permainan.

Di kubu Manchester United, hasil seri kontra Everton memang berarti satu poin. Namun, dalam konteks persaingan menuju perburuan jatah ke Liga Champions, dan pertaruhan gengsi antara Mou dengan Conte, hasil itu masuk kategori buruk. Catatan imbang itu merupakan yang kelima secara beruntun bagi Man U, empat diantaranya di kandang sendiri.

Jika Coach Antonio Conte berhak pamer, maka, on the contrary, Coach Jose Mourinho mesti mengelus dada menyaksikan langkah Manchester United tambah berat. Bahkan, highly probable, posisi Man U di klasemen bisa makin tercecer. Dan, itu sangat mungkin terjadi.

Coach Conte terus membuktikan bahwa keputusan mengusung formasi 3-4-3 adalah option paling logis dan pas buat komposisi skuad Chelsea saat ini. Kini, Chelsea telah membukukan delapan kemenangan beruntun. Hebatnya, itu dilakukan di rumah sendiri maupun di kandang lawan.

Di sisi lain, catatan Coach Jose Mourinho bukan cuma negatif tapi juga masih terus struggling, berjuang keras bahkan sekedar menemukan pola atau formasi yang pakem dan komposisi tim Man U yang ajeg seperti yang dicapai oleh pengganti dirinya di Chelsea itu.

Tampil lagi di depan pendukung sendiri pada hari Sabtu ini Manchester United punya kesempatan untuk meyakinkan fans mereka yang sangat demanding, bahwa klub kesayangan mereka memang layak diberi dukungan.

Tapi, bila gagal lagi meraup poin penuh, maka Man U tak cuma makin tercecer, malah nasib Coach Jose Mourinho boleh jadi bakal terancam. Apalagi lawan yang bakal dihadapi adalah Tottenham Hotspur yang tengah on fire usai membantai Swansea City 5-0 pekan lalu.