Situbondo,reportasenews.com – Diduga lupa untuk mematikan kompor gas di dapurnya, sebuah bangunan rumah milik pasangan suami istri (Pasutri) Tugiono (53) dan Sumarsih (47), warga perumahan Besuki Indah, Desa/Kecamatan Besuki, Situbondo terbakar.
Beruntung berkat kesigapan warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Pemkab Situbondo, sehingga kobaran api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian. Meski demikian, sebagian perabot tangga milik korban juga ikut terbakar.
Diperoleh keterangan, sebelum rumah milik korban di perumahan yang padat dengan rumah penduduk, Sumarsih istri korban sedang memasak di dapurnya, namun usai memasai korban lupa untuk mematikan kompor, korban justru pergi berbelanja untuk kebutuhan hidup keluarganya.
Akibatnya, kompor gas di dapurnya meledak, sehingga kobaran api langsung menyambar bangunan di dapurnya. Selain itu, kobaran api juga merembet ke bangunan bagian belakang rumah milik korban Tugiono.
Mengetahui rumah tetangganya terbakar, salah seorang tetangganya bernama Puji (43) langsung berteriak minta tolong, sehingga puluhan warga yang datang ke lokasi kejadian, mereka langsung memadamkan kobaran api, dengan menggunakan alat seadanya. Kobaran api baru dapat dipadamkan, setelah tiga unit mobil Damkar milik Pemkab Situbondo datang ke lokasi kejadian.
“Saya bersama warga langsung memadamkan kobaran api dengan menggunakan alat seadanya, karena jika tidak segera dipadamkan dikhawatirkan kobaran api akan merembet rumah warga yang lain, karena lokasi kejadian padat dengan perumahan penduduk,”ujar Puji, Jumat (28/11/2019).
Puryono koordinator Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, berdasarkan keterangan istri korban Tugiono, kebakaran rumah bagian belakang milik korban itu, karena korban mengaku lupa untuk mematikan kompor gasnya.
”Agar kasus serupa tidak terulang lagi, saya menghimbau kepada warga Situbondo, untuk mematikan kompor di dapur sebelum meninggalkan rumahnya. Kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp.10 juta,”imbau Puryono.(fat)

