Kubu Raya, reportasenews.com – Merebaknya isu secara liar terkait 16 pekerja terkonfirmasi positif Covid 19, pengelola Transmart Kubu Raya mengambil langkah cepat menangkal isu-isu liar tersebut.

Salahsatunya sesuai anjuran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, pengelola Trans Mart Kubu Raya langsung melakukan penyemprotan disinfektan meski sejak awal Pandemi Covid 19, protokol kesehatan Covid 19 sudah diterapkan sangat ketat.

Bahkan hingga saat ini pun, protokol kesehatan Covid 19 diberlakukan sangat ketat mulai dari tersedianya tempat cuci tangan, hand saniteser, serta pemeriksaan suhu setiap pengunjung.

Bahkan semua produk yang dijual juga telah dilakukan pengujian serta penerapan protokol kesehatan covid 19 termasuk soal pelayanan bagi pengunjung, seluruh karyawan diwajibkan pakai masker, field shield dan bahkan berlaku hal yang sama juga bagi pengunjung, wajib menggunakan masker serta menjaga jarak serta selalu mencuci tangan dengan sabun atau hand saniteser.

Namun isu terkonfirmasinya 16 pekerja perluasan proyek pembangunan pusat perbelanjaan Bumi Raya Mall City terlanjur menyeret nama Trans Mart Kubu Raya sehingga menimbulkan efek besar secepat roller coaster seperti wahana permainan yang ada juga di Trans Mart.

Budi Pranoto, selaku humas Trans Mart Kubu Raya mengatakan, pihaknya sangat terkejut dengan isu liar ini, sehingga pihaknya langsung mengambil langkah-langkah pencegahan penularan Covid 19 di lingkungan kerja dan usaha mereka, meski ini sama sekali tidak ada kaitanya dengan pihak Trans Mart Kubu Raya, karena berbeda pengelolaan hingga manajemen.

“Kami langsung dapat peninjauan dari tim dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dan pemerintah Kabupaten Kubu Raya, meski sejak awal kami menduga isu ini tidak ada kaitanya dengan Trans Mart Kubu Raya,” terang Budi.

Budi mempertegas, sejak isu itu merebak mulai pagi, sejak itu pihaknya langsung melakukan pencegahan dengan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh untuk mensterilkan seluruh gedung dan produk yang dijual disini serta arena permainan.

“Namun dampak isu itu terasa, omzet kami turun 95 persen di banding hari biasanya, dan tentu kami rugi. Namun kami tetap buka seperti biasa, setelah semuanya terjamin dan memenuhi syarat sesuai protokol kesehatan Covid 19,” jelasnya.

Ia pun sangat mengapresiasi langkah Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan istrinya Rosalina pada Kamis (30/7/2020) melakukan peninjuan dan sekaligus memastikan seluruh area Trans Mart Kubu Raya steril dari penularan Covid 19, dan pihaknya sangat berterima kasih atas inisiatif pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam hal ini Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan istrinya yang berupaya membangkitkan semangat baru di era new normal ini untuk terus berkarya serta meningkatkan kepercayaan publik dalam sektor industri jasa dan pusat perbelanjaan modern yang terpercaya oleh publik serta aman, dan nyaman untuk berbelanja serta berlibur dalam wahana permainan dan beragam sarana hiburan lain yang ada di Trans Mart Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, mengatakan Trans Mart Kubu Raya aman dan steril. Dan ia telah meninjau langsung, dan sangat jauh dari 16 Pekerja proyek terkonfirmasi positif 16.

“Jangan sampai informasi yang sudah menyebar ini membuat teror kepada masyarakat, karena Trans Mart Kubu Raya ini urat nadi perekonomian Kubu Raya karena disini menampung hasil pertanian dan segala macam kebutuhan pokok  masyarakat, tentu manajemen Trans mart juga sangat ketat dalam penerapan protokol kesehatan Covid 19,” tegas Muda Mahendrawan. (das)