Lombok Tengah, reportasenews.com – Puluhan pebalap, dari berbagi negara, jajal jalur sepeda di Pulau Lombok dalam Tour De Mandalika, 2017. Para pebalap dari 20 tim di dunia bersaing mendapatkan kaos jersey kuning dan menjadi yang terbaik dalam balapan bertema Mandalika Beauty Sport Tourism, Jumat (14/04).
Sekitar 19 negara ambil bagian dalam lomba sepeda bergengsi kelas dunia ini diantaranya Belanda, Jerman, Swiss, Jepang, Australia hingga Kolombia ikuti Sport Tourism Tour De Lombok 2017.
Tour De Lombok akan berlangsung hingga tanggal 16 April akan melalui 418 kilometer yang terbagi dalam empat etape. Masing-masing etape memiliki tantangan dan juga panorama alam yang berbeda, etape pertama pada 13 April memiliki rute sepanjang 126 kilometer dengan start dari Kantor Gbernur NTB dan finish Pantai Kuta Mandalika.
Etape kedua sepanjang 115 km pada 14 April mengambil titik start di Pelabuhan Bangsal, Kabupaten Lombok Utara dan finish di Senaru. Sedangkan etape ketiga sepanjang 113 km pada 15 April mulai start dari Pantai Kuta hingga finish di Pusuk Sembalun, dan etape keempat tanggal 16 April akan mengelilingi Kota Mataram.
“Para pebalap akan dimanjakan dengan, sejumlah panorama alam, yang sangat memukau di pantai selatan hingga ke pantai utara dan pemandangan lainya dalam setiap etape,’’ tutur gubernur NTB TGH. HM Zainul Majdi.
Selain itu, jalur pada etape pertama, melintasi Kota Mataram lalu mamsuki kawasan Lombok Barat dan masuk melalui, Sekotong, yang menghadirkan panorama alam Pantai Sekotong yang cantik. Masuk di Kabupaten Lombok Tengah, para pebalap akan di manjakan dengan panorma pantai selatan yang terkenal dari Pantai Selong Belanak, Mawun Arie Guling hingga finish di Pantai Senek Kute Pujut Lombok Tengah.
“Etape pertama ini para pembalap harus kerja keras melewati tiga tanjakan yang sangat curam sepanjang jalur, namun pemandangannya sangat indah’’, tegas Tuan Guru Bajang sapaan akrab Gubernur NTB.
Merurut gubernur, Tour de Lombok tahun ini merupakan pembuktian jika Lombok mampu menjadi tuan rumah, pada ajang kelas dunia yang menjadi sorotan para pencinta sepeda. Sehingga semua persiapan pelaksanaan disiapkan dengan sangat matang terutama aspek keamanan, kenyamanan dan kelayakan, persyaratan diminta oleh Internationa Cycle Federationa (ICF) yakni lembaga penyelenggara balap sepeda tingkat dunia.
“Insyalaah jika semuanya lancar dan sudah memenuhi standart, dari ICF maka tahun depan Lombok akan kembali menjadi tuan rumah event yang serupa’’, ungkap gubernur.
Lebih jauh gubernur berharap selain ajang unjuk kepolehan para pebalap Toru De Mandalika mampu menarik parawisatanan lebih bersar lagi ke pulau Lombok. (zxy)

