Madiun,Reportasenews.com – Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Madiun jawa timur, sejak 2 hari lalu belum juga surut. Ketinggian air bahkan terus meningkat sehingga petugas BPBD setempat melakukan evakuasi terhadap korban banji di enam kecamatan yang terkena banjir, Kamis, (7/3/2019).
Untuk mengantisipasi adanya korban jiwa dan keselamatan para warga, petugas badan penaggulangan bencana daerah terus melakukan evakuasi para korban banjir, dengan melakukan penyusuran di wilayah banjir dengan menggunakan perahu karet.
Petugas langsung mengevakuasi para korban banjir di salah satunya desa balerejo dan jeruk gunung kecamatan balerejo. Sebagian para lansia yang dievakuasi dari rumah mereka karena ketinggian air rata-rata satu hingga dua meter.
Ratusan kepala keluarga berhasil dievakuasi dari wilayah Balerejo yang merupakan daerah terdampak banjir paling parah.
Untuk sementara para korban banjir diungsikan di kantor kecamatan setempat. Selain anak anak, sebagian lansia di tempatkan di ruangan sendiri. Salah satu lansia yang sakit pun dievakuasi guna untuk mendapatkan penanganan medis yang telah disiapkan.
Banjir yang terjadi di Kabupaten Madiun,tercatat ada enam kecamatan yang terkena bencana banjir. Kecamatan Balerejo merupakan wilayah paling parah. Dari 853 kepala keluarga, sebagian besar diungsikan karena banjir merendam pemukiman mereka.(hap)

