Untuk Laga Semifinal, Timnas Sudah Punya Modal
Partai semifinal Piala AFF 2016 melawan Vietnam merupakan semifinal pertama bagi Indonesia setelah selalu gagal di babak penyisihan grup Piala AFF sejak 2012.
Laga semifinal akan dimainkan dalam dua leg yakni kandang dan tandang. Indonesia bertindak sebagai tuan rumah pada hari Sabtu 3 Desember 2016. AFF dan PSSI telah resmi menunjuk Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat, sebagai tempat Timnas melayani perlawanan Vietnam. Setelah itu, Indonesia akan melakoni laga tandang di Vietnam pada tanggal 7 Desember 2016.
Sudahkah Indonesia punya modal untuk menghadapi dua laga nan berat ini? Coba sejenak kita flashback dulu ke partai penyisihan grup lalu.
Kebetulan terbukti, bahwa beberapa aspek yang penulis bayangkan terkait strategi dan taktik dalam menghadapi Singapura, ternyata, sesuai dengan apa yang diterapkan oleh Coach Timnas, Alfred Riedl.
Yang pertama tentu saja skema permainan menyerang dalam formasi 4-4-1-1 yang dinamis. Kedua, Bayu Pradana dimainkan sebagai starter di posisi gelandang bersama Stefano Lilipaly. Evan Dimas didorong sedikit ke depan guna mendukung penyerang tengah Boaz Solossa. Ketiga, Timnas memilih bermain ofensif, fully attacking!
Andik Vermansah mencetak gol indah lewat sebuah tendangan first time untuk menyamakan kedudukan, 1-1. Lalu, lima menit sebelum akhir, gol kemenangan itu pun tercipta. Stefano Lilipaly menceploskan bola ke gawang Singapura juga melalui tendangan first time!
Riedl selalu menurunkan kapten Boaz Solossa, Rizki Pora, dan Andik Vermansah sebagai starter di lini depan. Menemani mereka ada Lerby Eliandri (pada partai lawan Thailand dan Filipina) atau Evan Dimas Darmono pada laga kontra Singapura.
Jadi, modal pertama yang telah dimiliki Timnas adalah komposisi dan skema permainan yang pas! Ini dibuktikan dengan susunan pemain-pemain starter yang boleh dibilang hampir final, atau mulai jadi pakem!

