Situbondo,reportasenews.com – Petugas Laka Polres Situbondo, langsung mengamankan Muhdar Rohim asal Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), sopir truk fuso bernopol DR 8806 AZ yang sarat dengan muatan pakan ternak.
Pria berusia 37 tahun ini diamanakan oleh petugas Laka Polres Situbondo, karena diduga kuat truk yang dikemudikan Muhdar, sebagai penyebab tabrakan beruntun di Jalur Pantura Situbondo, tepatnya di Jalan Raya Hutan Baluran Situbondo, Jawa Timur.
Akibat tabrakan beruntun yang melibatkan 6 kendaraan pada KM 253 arah Kota Surabaya, salah seorang penumpang Bis PO Berkah Jaya bernama Hj Masrucah (55), asal Desa Karang Turi, Gresik meninggal dunia, dua korban mengalami luka berat, dan sebanyak 8 korban mengalami luka ringan.
Kanit Laka Polres Situbondo Ipda Teguh Santoso mengatakan, setelah mengevakuasi para korban ke sejumlah Puskesmas terdekat, dan memulangkan salah seorang korban meninggal dunia ke rumah di Kabupaten Gresik, pihaknya langsung mengamankan sopir truk bermuatan pakan ternak tersebut.
”Namun, kami masih belum menetapkan sopir truk bernopol DR 8806 AZ sebagai tersangka, karena kami masih melakukan penyelidikan tentang penyebab tabrakan beruntun tersebut. Selain itu, untuk mengungkap tabrakan tersebut, kami masih akan memeriksa sejumlah saksi,” ujar Kanit Laka Polres Situbondo Ipda Teguh Santoso, Jumat (5/7/2019).
Seperti diberitakan sebelumnya, tabrakan beruntun yang melibatkan enam kendaraan bermotor di Jalur Pantura Situbondo, mengakibatkan satu orang korban tewas di lokasi kejadian. Korban mengalami luka pada kepala bagian belakang, yakni Hj Masrukah (55), asal Desa Karang Turi, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Selain itu, dua orang korban mengalami luka berat. Masing-masing adalah, Anwar Suyono (33) pengemudi bis PO Berkah Jaya, asal Singosari, Malang, dan pengemudi mobil Ertiga bernopol BP 1096 ME bernama Suwandy Sucioto (39), asal Sakura Garden, Kota Batam, Kepulauan Riau.(fat)

