Breaking News
Trending Tags

Praktisi Hukum : Temuan 996 Air Softgun Jangan Digiring ke Spekulasi, Lindungi Anak Didik dan Hormati Proses Hukum

  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Reportasenews — Praktisi hukum Turnya, S.H., M.H. menyoroti ramainya pemberitaan mengenai penemuan senjata yang disebut mencapai 996 Air Softgun di sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatandan yang kemudian dikait-kaitkan dengan berbagai isu lain, termasuk dugaan narkoba hingga narasi mengenai stabilitas keamanan, perlu disikapi secara hati-hati, Selasa (11/08/26).

Menurutnya, media, aparat penegak hukum, maupun masyarakat diharapkan tidak membangun kesimpulan sebelum terdapat fakta hukum yang jelas dan terverifikasi. Pemberitaan terhadap suatu perkara merupakan bagian dari kebebasan pers dan hak masyarakat memperoleh informasi. Namun, kebebasan tersebut harus tetap dijalankan dengan prinsip akurasi, keberimbangan, verifikasi, serta penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah.

Persoalan menjadi sensitif karena pemberitaan tersebut turut menyeret nama IWD selaku Ketua Yayasan, yang telah dilarang memasuki lingkungan sekolah sejak sekitar tiga bulan sebelumnya akibat konflik internal yayasan yang masih berproses di kepolisian.

“Apabila yang bersangkutan sudah tidak memiliki akses ke lingkungan sekolah selama kurang lebih tiga bulan sebelum penemuan tersebut, fakta ini sangat penting untuk diverifikasi dan disampaikan kepada publik. Jangan sampai seseorang langsung dituduh dengan suatu barang atau peristiwa hanya karena jabatan atau kedudukannya di yayasan,” ujar Turnya.

Persoalan berbeda tidak bisa dicampuradukkan menjadi satu narasi tanpa adanya bukti hubungan hukum yang jelas. Munculnya narasi mengenai narkotika, harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika hasil pemeriksaan yang sah terhadap pihak yang dikaitkan dengan narkotika ternyata negatif, maka fakta tersebut juga harus memperoleh ruang yang proporsional dalam pemberitaan.

“Sudah dilakukan pemeriksaan polisi hasilnya negatif tapi berita yang beredar sudah melebar. Semua Air Softgun ada pemiliknya dan resmi berijin. Fakta seperti ini harusnya juga diungkapkan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak menyudutkan pihak manapun.” Jelas sumber orang dekat mantan Ketua yayasan, IWD.

Pengajar mata kuliah hukum UNPAM ini melanjutkan, persoalan tersebut harus segera diluruskan karena dampak pemberitaan tidak hanya mengenai nama baik individu atau pengurus yayasan. Ada kepentingan yang jauh lebih besar, yakni anak didik, orang tua/wali murid, tenaga pendidik, dan keberlangsungan proses pendidikan.

“Sekolah merupakan ruang pendidikan. Anak-anak jangan sampai menjadi korban dari konflik orang dewasa maupun pemberitaan yang terlalu jauh dari fakta yang sudah terverifikasi. Orang tua juga berhak mendapatkan informasi yang benar agar tidak muncul keresahan dan ketakutan yang tidak perlu,” katanya.

Dia juga mendorong pihak kepolisian memberikan keterangan resmi secara proporsional mengenai perkembangan penyelidikan agar ruang publik tidak dipenuhi spekulasi. Menurutnya, aparat tidak harus membuka materi penyidikan yang bersifat rahasia. Namun fakta mendasar yang dapat disampaikan kepada publik perlu diperjelas, terutama mengenai status barang yang ditemukan dan status hukum pihak-pihak yang namanya telah telanjur beredar luas.

“Kalau seseorang belum ditetapkan atau bahkan tidak memiliki keterkaitan berdasarkan hasil penyelidikan, jangan sampai ruang publik justru lebih dahulu menghukumnya. Proses hukum harus berbicara melalui alat bukti, bukan melalui asumsi dan penghakiman di media sosial,” pungkasnya.(RN-04)

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Antisipasi El Niño, Kementerian Kehutanan Periksa KesiapanCegah Karhutla di Kalimantan Barat

    Antisipasi El Niño, Kementerian Kehutanan Periksa KesiapanCegah Karhutla di Kalimantan Barat

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews –Kementerian Kehutanan memperketat pengawasan terhadap perusahaan kehutanan di Kalimantan Barat sebagai langkah antisipasi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau dan menghadapi ancaman El Niño. Melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan), pemerintah melakukan pengawasan kepatuhan terhadap empat Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan […]

  • OTT ke-18, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Ditangkap KPK

    OTT ke-18, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Ditangkap KPK

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (29/7/2026). Anom terjaring dalam OTT ke-18 sepanjang tahun 2026 setelah sebelumnya sempat mengumbar janji manis untuk membenahi Kabupaten Pemalang dari jerat korupsi. Kepastian penangkapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro itu disampaikan oleh pimpinan komisi antirasuah. “Benar,” kata […]

  • Seorang pemudik asal Kebumen meninggal dunia di antrean Pelabuhan Gilimanuk. Polisi ungkap kronologi dan kondisi korban saat kejadian. (Foto: Humas Polres Jembrana)

    Pemudik Asal Kebumen Meninggal di Antrean Gilimanuk, Ini Faktanya

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jembrana, ReportaseNews – Duka menyelimuti arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk. Seorang penumpang bus berinisial R ditemukan meninggal dunia saat kendaraan yang ditumpanginya mengantre masuk ke kawasan pelabuhan, Rabu (18/3/2026). ‎Korban diketahui merupakan seorang perempuan yang tengah dalam perjalanan menuju Kebumen, Jawa Tengah. Insiden bermula saat korban dilaporkan tidak sadarkan diri di dalam bus. ‎Kasub Satgas […]

  • Babi Hutan Ngamuk di Permukiman Padat Sergai, Satu Warga Luka Parah

    Babi Hutan Ngamuk di Permukiman Padat Sergai, Satu Warga Luka Parah

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Sergai, ReportaseNews – Seekor babi hutan jantan seberat 30 kilogram mendadak masuk kawasan padat penduduk di Dusun VIII, Desa Pekan Tanjung Beringin, Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, dan melukai seorang warga yang berusaha melindungi keluarganya pada Selasa (23/6/2026) malam. Peristiwa ini memicu kepanikan warga sebelum akhirnya hewan ini berhasil dilumpuhkan warga setempat. Ketegangan bermula ketika babi […]

  • Polda NTT Siagakan 3.227 Personil dan Gandeng Pamswakarsa Amankan Paskah 2026

    Polda NTT Siagakan 3.227 Personil dan Gandeng Pamswakarsa Amankan Paskah 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggandeng pengamanan swakarsa dari kelompok masyarakat selama perayaan paskah tahun 2026. Pam swarkarsa tersebut akan dikoordinir oleh anggota Bhabinkamtibmas dengn melibatkan kelompok-kelompok masyarakat di sekitar gereja sehingga nantinya seluruh gereja akan mendapatkan pengamanan. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda NTT, Kombes Pol. […]

  • Direktur Reserse PPA PPO Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Kasus TPPO Cibitung Terungkap, Anak-anak Diduga Dipaksa Jadi LC Tamu Karaoke

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang beroperasi dengan kedok kafe karaoke di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan 12 orang sebagai tersangka dan menyelamatkan sejumlah anak yang diduga menjadi korban […]

expand_less