Situbondo,reportasenews.com – Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo, masih menelusuri klaster penularan terhadap sebanyak 40 orang, yang dinyatakan reaktif hasil rapid test atau tes cepat.
Juru bicara Penanganan Percepatan Gugus Tugas Covd-19 Kabupaten Situbondo Abu Bakar Abdi mengatkan, dari jumlah total sebanyak 40 orang hasil rapid testnya yang dinyatakan reaktif, sebanyak 36 orang dari klaster jamaah tarawih di Masjid Baiturrahman Desa Olean, Kecamatan Kota, Situbondo.
“Satu orang karyawan salah satu toko di Kota Situbondo, sebanyak tiga orang pejabat RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Dengan rincian, 2 pejabat dan 1 tenaga medis di RSU Situbondo, tiga orang tersebut merupakan klaster jamaah tarawih di Masjid Baiturrahman Desa Olean,” ujar Abu Bakar Abdi, Rabu (27/5/2020).
Abu Bakar menambahkan, dari jumlah total sebanyak 40 orang yang dinyatakan reaktif tersebut, pihaknya langsung mengirim sampel swabnya ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya, namun karena antriannya cukup panjang, sehingga pihaknya masih menunggu hasil laboratorium swab tersebut.
“Tes swabnya sudah dikirim seminggu yang lalu, tapi karena antriannya cukup panjang, kami harus menunggu lama. Apalagi salah satu tempat tes Covid-19 di Jatim, yakni Institute Tropical Desease (ITD) masih ditutup, karema salah seorang petugasnya ada yang terpapar Covid-19,”bebernya.
Lebih jauh Abu Bakar mengatakan, khusus untuk 2 orang pejabat struktural dan 1 orang tenaga medis di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, penularannya dari klasters jamaah tarawih di Masjid Baiturrahman Desa Olean, sedangkan karyawan toko juga masih dilakukan penelusuran pelacakan penularannya.
“Namun, sebelumnya, dua orang jamaah masjid Desa Olean, berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan dirawat di RSUD dr Abdoer Rahem dan RS Elizabeth Situbondo, dan keduanya terindikasi terpapar COVID-19, meski hasil tes swabnya masih belum turun,’imbuh Abu Bakar.
Abu Bakar menambahkan, begitu mengetahui ada dua orang PDP klaster jamaah tarawih Masjid Baiturrahman, dan dikhawatirkan berpotensi penularan semakin meluas, sehingga Gugus Tugas melakukan tes cepat massal di sekitar masjid Olean, yang meliputi warga Desa Olean, Kecamatan Situbondo, dan Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.”Tes cepat massal sebelumnya kami lakukan di tiga tempat, yaitu di Masjid Olean, Puskesmas Panji dan Puskesmas Situbondo,”pungkasnya. (fat))

