Jayapura,reportasenews.com – Dalam rangka memasuki bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi, Kepolisian resor Keerom menggandeng Pemda melakukan razia minuman keras di wilayah Arso, kabupaten Keerom.
Razia gabungan antara Pemda Kabupaten Keerom, TNI dan Polri di tempat pembuatan minuman keras lokal (milo) ini melibatkan puluhan anggota dari pihak Polri, TNI dan Satpol PP.
Tim selanjutnya menuju tempat pembuatan Minuman Keras Lokal (Milo) Jenis Stim di Kampung Yanamaa Pir I Distrik Arso Kabupaten Keerom. Setibanya dilokasi Aparat Gabungan kemudian melakukan pemeriksaan di rumah bapak Salmon Sabra dan mendapati barang bukti berupa 1 (Satu) buah tabung gas, 1 (Satu) buah selang, 1 (Satu) buah gen 35 liter berisi 10 liter Miras lokal jenis Stim yang masih mentah, 1 (Satu) buah gen kosong 35 liter, 4 (Empat) gen 5 liter berisi Miras Lokal jenis Stim siap jual, 1 (Satu) buah gen kosong 5 liter, 2 (Dua) botol air mineral sedang berisi Miras Lokal jenis Stim siap jual.
Tim gabungan melanjutkan pemeriksaan di rumah bapak Oscar Girbes dan mengamankan barang bukti berupa 1 (Satu) buah tabung gas, 2 (Dua) bungkus Fermipan 500 gram dan 1 (Satu) buah gen 5 liter berisi Miras Lokal jenis Stim mentah. Sedangkan di rumah bapak Niko Tanggao diamankan barang bukti berupa 1 (Satu) buah tabung gas, 1 (Satu) buah selang dan 5 liter Miras Lokal jenis Stim mentah.
Selanjutnya tim menuju ke rumah bernyanyi “Karaoke 99” milik Suyono Sumarno yang beralamat di Jalan Poros Arso II Distrik Arso Kabupaten Keerom guna memeriksa surat ijin tempat usaha (Situ) maupun peredaran Miras dengan hasil tidak ditemukanya Miras. Kemudian Tim menuju rumah bapak Otis Borotian di jalan poros Arso II dan mengamankan barang bukt berupa 4 (Empat) botol Miras merk Vodka Robinson, 2 (Dua) botol air mineral sedang siap jual dan 3 (Tiga) botol Spiritus.
Seluruh Barang bukti kemudian di bawa ke Kantor Sat Pol PP Kabupaten Keerom untuk diamankan, sedangkan para pembuat/penjual Miras diberikan teguran dan jika masih akan mengulangi akan di tindak secara tegas.
Kabidhumas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal saat dikonfirmasi membenarkan adanya razia miras jelang ramadhan ini. ” kami polri tak hanya dalam bulan ramadhan saja kami terus melakukan razia dimana miras ini sangat merugikan masyarakat sehingga kami sangat konsen kedepan masyarakat yang menjual maupun memproduksi minuman keras agar berhenti. ” tegasnya. ( riy )

