Situbondo,reportasenews.com – Jumlah orang dengan status dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Situbondo terus bertambah. Bahkan, hingga Kamis (26/3/2020) jumlah ODP sebanyak 114 orang. Padahal, sehari sebelumnya terdata sebanyak 97 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) tetap tiga orang.
Dari tiga orang PDP yang menjalani rawat inap pada dua rumah sakit rujukan, yakni di RSU dr Koesnadi Bondowoso, dan RSU dr Soebandi Jember, salah seorand PDP yang dirawat di RSU dr Koesnadi Bondowoso itu, terindikasi positif Covid 19.
Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan, makin hari jumlah ODP di Situbondo makin bertambah. Saat ini, jumlah total ODP sebanyak 114 orang. Dengan demikian, untuk hari ini bertambah sebanyak 17 ODP dari sehari sebelumnya.
“Bertambahnya ODP ini karena hasil pelacakan Dinas Kesehatan yang mengejar secara aktif dan bukannya menunggu. Jadi disisir secara aktif dan ini sangat luar biasa,” kata Bupati Dadang Wigiarto.
Menurutnya, karena keaktifan Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo untuk melacak ke sejumlah daerah yang terinfeksi dan kemudian orang yang positif dan semua dilacak.”Sehingga dengan pelacakan yang dilakukan Dinkes Situbondo ditemukan jumlah ODP bertambah sebanyak 17 orang,”bebernya.
Terkait adanya seorang warga Situbondo yang dirawat di RSU dr Koesnadi Bondowoso dengan dugaan COVID-19, Bupati Dadang mengaku belum bisa memastikan, karena alat yang digunakan Indonesia itu hasilnya belum kongkret, maka positif yang di Bondowoso itu masih memerlukan tahapan lanjutan.
“Jadi, belum tentu awal itu positif tetap menjadi positif. Yang diterima Pemkab Situbondo kondisinya masih PDP dan belum terinfeksi,” katanya.
Bupati Dadang menjelaskan, seharusnya yang berhak menyatakan orang itu positif terpapar virus corona adalah pemerintah pusat melalui Gubernur Jatim yang mengumumkan.
“Jadi, kabupaten tidak boleh mengumumkan orang ini positif, kita tunggu hasilnya dari pemerintah pusat yang mendelegasikan ke gubernur,”imbuhnya.
Lebih jauh Bupati Dadang menambahkan, awalnya pihaknya menyediakan sebanyak 12 kamar di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, untuk kamar isolasi para ODP di Situbondo. Dengan rincian, sebanyak 11 kamar standart biasa, sedangkan sebanyak empat kamar merupakan ruang isolasi khusus.”Bahkan, mulai minggu depan, sebanyak 15 kamar tersebut sudah dapat digunakan,”pungkasnya.(fat)
Tag:

