Depok, reportasenews.com – Situ Bahar yang berada ditengah permukiman warga, di Kampung Sidamukti, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, tercemar limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun).

Tak hanya itu, air Situ yang memiliki luas 1,2 Hektar tersebut berwarna hitam pekat dan mengeluarkan aroma bau menyengat, akibatnya ikan maupun ekosistem air lainnya mati.

Kondisi tersebut membuat warga di 6 RW cemas, pasalnya air tanah yang digunakan warga sehari-hari juga mulai tercemar, warga pun mulai enggan mengkonsumsi air tanah lantaran takut berakibat gangguan kesehatan bahkan keracunan.

Salah satu warga, Nasa mengatakan, tercemarnya Situ Bahar sudah berlangsung sejak 4 tahun yang lalu, limbah B3 tersebut diduga berasal dari pabrik lem dan tekstil yang berada di Kabupaten Bogor, kedua pabrik tersebut kerap membuang limbahnya pada sore hingga malam hari.

“Kalau masalah protes ya banyak yang protes, cuman kan sampai saat ini tidak ada penyelesaiannya, buang limbahnya itu kebanyakan sore sama malam hari ya, tapi kalau sekarang sih udah ga malam hari, kadangkala ya pagi, kadangkala juga siang, kalau sekarang malah lebih gencar datangnya (limbah)”, ujar Nasa, Sabtu (18/01).

Selain limbah B3 dari pabrik, situ yang memiliki fasilitas jogging track dan tempat duduk untuk bersantai tersebut juga kerap terdapat tumpukan sampah rumah tangga, kondisi tersebut yang membuat warga enggan berkatifitas dikawasan Situ.

Warga pun berharap adanya penyelesaian segera antara Pemkot Depok dengan Pemkab Bogor, karena diketahui limbah berasal dari pabrik yang berada di Kabupaten Bogor, mengingat limbah B3 tersebut dapat mengganggu kesehatan warga sekitar.

(Zik)