Titip Kendaraan di Polsek Setu, Pemudik Lebih Tenang
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Layanan penitipan kendaraan gratis di Polsek Setu membantu warga Bekasi mudik lebih tenang. Polda Metro Jaya pastikan motor aman selama libur Lebaran 2026. (Ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bekasi, ReportaseNews — Layanan penitipan kendaraan yang disediakan aparat kepolisian selama mudik Lebaran 2026 mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku lebih tenang meninggalkan rumah setelah menitipkan sepeda motor di kantor polisi setempat.
Salah satu warga GSP, Bekasi, bernama Rudy menyampaikan rasa terima kasihnya setelah memanfaatkan fasilitas tersebut di Polsek Setu. Ia mengaku perjalanan mudiknya berjalan lancar tanpa khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Rudy, tinggal di GSP, Bekasi. Terima kasih sudah menerima penitipan motor saya di Polsek Setu. Saya pulang kampung dan Alhamdulillah semuanya aman. Terima kasih. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ujar Rudy, Senin (23/3/2026).
Program penitipan kendaraan ini dinilai memberi rasa aman tambahan bagi warga yang meninggalkan rumah dalam waktu lama. Dengan kendaraan berada dalam pengawasan aparat, masyarakat dapat fokus menjalani perjalanan mudik tanpa beban kekhawatiran.
Layanan tersebut merupakan bagian dari kebijakan yang disiapkan Polda Metro Jaya selama periode libur Idulfitri 1447 Hijriah. Fasilitas penitipan kendaraan disediakan secara gratis di tingkat Polda, Polres hingga Polsek, untuk mengantisipasi potensi pencurian kendaraan maupun gangguan keamanan lainnya.
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan apresiasi masyarakat menjadi indikator bahwa layanan tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya.
“Kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Layanan penitipan kendaraan gratis ini kami hadirkan agar masyarakat dapat mudik dengan lebih tenang, karena kendaraan yang ditinggalkan berada dalam pengawasan kepolisian. Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya terlihat, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Budi Hermanto.
Program ini diharapkan terus dimanfaatkan masyarakat, terutama bagi warga perkotaan yang meninggalkan rumah dalam kondisi kosong saat libur panjang. Dengan pengawasan langsung aparat, risiko kejahatan terhadap kendaraan dapat ditekan sekaligus meningkatkan rasa aman selama periode mudik. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar