Breaking News
Trending Tags

Cemburu, WNA Irak Bunuh Cucu Mpok Nori

  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Kasus pembunuhan terhadap Dwintha Anggary mulai terungkap. Polda Metro Jaya menyebut aksi pelaku diduga dipicu rasa cemburu setelah korban diketahui dekat dengan pria lain.

‎Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Ataupah mengatakan, setelah membunuh, pelaku bahkan sempat berniat mengakhiri hidupnya, namun urung dilakukan.

‎Korban yang merupakan cucu seniman Betawi Mpok Nori itu tewas di rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Jumat (20/3/2026) dini hari. Pelaku diketahui mantan suami siri korban berinisial Fuad, seorang warga negara Irak.

‎Menurut penyidik, rasa cemburu muncul setelah pelaku memergoki korban bersama pria lain di sebuah bazar Ramadan. Malam harinya, pelaku kembali mendatangi kontrakan korban dan kembali menemukan korban bersama pria yang sama. Pertengkaran pun terjadi hingga berujung fatal.

‎Pelaku sempat mencekik korban sebelum menghabisi nyawa korban menggunakan pisau yang telah dibawanya. Polisi juga mengungkap hubungan keduanya sudah tidak harmonis. Mereka bahkan telah berpisah rumah sejak 16 Maret 2026.

‎Keluarga korban disebut telah meminta pelaku menceraikan korban. Namun permintaan tersebut ditolak. Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dan sempat berpindah-pindah lokasi di wilayah Bogor hingga Sukabumi. Di salah satu lokasi, pelaku mengaku sempat berniat bunuh diri, namun membatalkannya. Ia kemudian melanjutkan pelarian menuju Pulau Sumatra sebelum akhirnya ditangkap polisi.

‎Fechy mengatakan hubungan keduanya telah merenggang sejak lama. “Jadi proses hubungan mereka ini sudah merenggang, dimulai kalau keterangan pelaku bahwa mulai dari tanggal 25 Oktober 2025. Nah itu mulailah merenggang di situ karena mungkin korban ini sudah mulai menjalin hubungan dengan orang lain. Di situlah hubungan mereka merenggang dan seringlah terjadi keributan di situ,” kata Fechy, Senin (23/3/2026).

‎Ia juga menjelaskan keluarga korban sempat meminta pelaku menjatuhkan talak.

‎”Keluarga korban pun sudah meminta pelaku untuk melakukan talak kepada korban karena kan mereka nikah siri, sudah diminta untuk melakukan talak tapi berdasarkan pengakuan pelaku, dia tidak mau,” kata Fechy.

‎Pelaku juga sempat berniat bunuh diri saat melarikan diri.

“Pada saat dia melarikan diri setelah membunuh itu, dia sempat ke luar kota, ke Bogor dan Sukabumi berpindah-pindah. Pada saat di Sukabumi dia memang sempat mau bunuh diri, tapi diurungkan niatnya. Kemudian dia memilih untuk pergi ke Pulau Sumatra,” jelasnya.

‎Polisi menyebut pelaku telah tinggal lama di Indonesia. “Dia WNA, tapi sudah pindah ke Indonesia. Dia di Indonesia sudah sekitar sembilan tahun menggunakan KITAS dan KITAP. Kami juga nanti koordinasi dengan pihak imigrasi terkait KITAS-KITAPnya,” tambahnya.

‎Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik juga telah mengirimkan surat ke Kedutaan Besar Irak dan berkoordinasi dengan pihak imigrasi terkait status kewarganegaraan tersangka.

‎Pelaku dijerat Pasal 486 subsider Pasal 468 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran 1.477 butir obat keras di Pancoran, Jakarta Selatan. Seorang pria ditangkap beserta barang bukti. (Ist)

    Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 1.477 Obat Keras di Jaksel

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran ribuan obat keras tanpa izin di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial A (29) yang diduga hendak mengedarkan psikotropika daftar G. ‎Penangkapan dilakukan pada Minggu sore di sebuah toko di wilayah Kalibata, Kecamatan Pancoran. Kasus ini terungkap setelah […]

  • Veda Ega Pratama gagal finis pada Moto3 Amerika Serikat 2026 usai mengalami highside di Sirkuit of the Americas. Pembalap Honda Team Asia sempat mencetak lap tercepat. (Foto: Instagram/Veda_54)

    Veda Ega Jatuh, Gagal Finis Moto3 Amerika 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, gagal menyelesaikan balapan Moto3 Amerika Serikat 2026 setelah terjatuh di Sirkuit of the Americas, Texas, Minggu waktu setempat. Rider Honda Team Asia itu sebenarnya memulai lomba dari posisi depan dan sempat tampil kompetitif di awal balapan. ‎ ‎Mengutip laman resmi MotoGP, Senin (30/3/2026), Veda memulai balapan dari […]

  • dr. Syafran Enggan Tanggapi Kasus Dugaan Malapraktik Pasien di RS Permata Madina

    dr. Syafran Enggan Tanggapi Kasus Dugaan Malapraktik Pasien di RS Permata Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Dokter Syafran Halim Harahap, Sp.PD FINASIM, memilih bungkam dan enggan menanggapi kasus dugaan malapraktik yang menimpa pasien berinisial RSH. Padahal, dia tercatat sebagai dokter penanggung jawab yang menangani perawatan pertama pasien tersebut pada 17 hingga 19 Oktober 2025. Keluhan awal pasien berupa sakit lambung, tetapi  berujung pada pembengkakan parah hingga lengan kiri […]

  • LPA Sumut Desak RS Permata Madina Tanggung Jawab Terkait Dugaan Malapraktik RSH

    LPA Sumut Desak RS Permata Madina Tanggung Jawab Terkait Dugaan Malapraktik RSH

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Sumatera Utara (LPA Sumut) Muniruddin Ritonga mendesak manajemen Rumah Sakit Permata Madina bertanggung jawab penuh terhadap RSH, pasien yang tangan kirinya terpaksa diamputasi karena dugaan malapraktik. “Saya meminta agar pihak rumah sakit bertanggung jawab penuh atas kejadian ini,” kata Munir, Selasa (31/3/20260, menanggapi kejadian yang tengah menjadi perbincangan […]

  • Sejumlah perempuan Iran kibarkan bendera kenegaraannya. (Foto: WANA via Reuters/Majid Asgaripour)

    Trump Rayakan Akhir Perang Iran, Netanyahu Dinilai Telan Pil Pahit

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Washington, ReportaseNews – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan yang disebutnya sebagai langkah besar menuju berakhirnya perang Iran yang telah berlangsung lebih dari 100 hari. ‎Pengumuman tersebut disampaikan ketika pejabat di Washington dan Teheran mengungkap kerangka kesepakatan yang diklaim mampu menghentikan permusuhan secara langsung di sejumlah wilayah konflik, termasuk Lebanon. ‎Perdana Menteri Pakistan […]

  • KA Bangunkarta rute Jombang-Pasarsenen anjlok di Stasiun Bumiayu, Brebes, 6 April 2026. Jalur hulu dan hilir terganggu, evakuasi dan normalisasi masih berlangsung. (Foto: Facebook/sukakoksamakereta)

    Penampakan KA Bangunkarta Yang Anjlok di Bumiayu, Jalur Lumpuh Total

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bumiayu, ReportaseNews – Kereta Api (KA) Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen mengalami anjlok di wilayah Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026). Insiden tersebut mengakibatkan jalur kereta api di lokasi kejadian belum dapat dilalui, sehingga berdampak pada perjalanan kereta lain yang melintas. ‎Informasi awal disampaikan PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui akun resmi media sosial X. Dalam […]

expand_less