Breaking News
Trending Tags

Pembangunan Koperasi Merah Putih Dipersoalkan, Keturunan Sutan Nasinok Minta Lokasi Dipindah

  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Padang Lawas Utara, ReportaseNews — Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Desa Gunung Tua Batang Onang, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, dipersoalkan sejumlah keturunan Sutan Nasinok Harahap. Keberatan mencuat setelah pembangunan memasuki tahap penggalian pondasi di lokasi yang disebut berada di kompleks pemakaman Sutan Nasinok Harahap.

Dalam video yang beredar, terlihat material bangunan dan galian pondasi di area tersebut. Sejumlah keturunan Sutan Nasinok Harahap kemudian meminta pembangunan dihentikan dan lokasi pembangunan dipindahkan.

Friska E.K. Harahap yang mengaku mewakili keturunan Sutan Nasinok Harahap mengatakan, keberatan keluarga bukan ditujukan terhadap program Koperasi Merah Putih, melainkan lokasi pembangunan.

“Kami bukan menolak pembangunan Koperasi Merah Putih, tetapi menolak lokasinya,” ujar Friska, Senin (28/9/2026).

Friska mengatakan pihak keluarga sebelumnya telah berupaya melakukan mediasi dengan kepala desa, pengurus koperasi, Babinsa hingga pihak kecamatan. Namun, menurut dia, upaya tersebut belum menghasilkan penyelesaian.

Ia menyebut lokasi pembangunan merupakan kompleks pemakaman yang memiliki nilai sejarah bagi keturunan Sutan Nasinok Harahap. Kawasan tersebut juga disebut pernah menjadi objek penelitian arkeologi.

Publikasi Balai Arkeologi Sumatera Utara mencatat kompleks makam Sutan Nasinok Harahap sebagai salah satu objek penelitian arkeologi. Penelitian tersebut antara lain mendokumentasikan sebaran makam kuno dan sistem pemakaman di kawasan tersebut.

Persoalan ini kemudian dibawa ke kepolisian. Sejumlah perwakilan keturunan Sutan Nasinok Harahap telah menyampaikan pengaduan kepada Polres Padang Lawas Utara.

Dalam pengaduan tersebut, pelapor mempersoalkan pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan yang mereka sebut sebagai kompleks makam Sutan Nasinok Harahap. Pelapor juga mendalilkan adanya dugaan kerusakan makam, penyerobotan lahan serta dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen hibah.

Dugaan-dugaan tersebut merupakan materi pengaduan dari pihak pelapor dan masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum.

Di sisi lain, pembangunan koperasi disebut memiliki dasar Surat Pernyataan Hibah tertanggal 31 Agustus 2026. Dalam dokumen tersebut disebutkan keturunan almarhum Sutan Nasinok Harahap beserta anak borunya memberikan hibah tanah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi kepada Koperasi Merah Putih Desa Gunung Tua Batang Onang.

Tanah tersebut disebut berasal dari hibah kepada Pemerintah Desa Gunung Tua Batang Onang dan berada di lokasi Pemakaman Balai Almarhum Sutan Nasinok Harahap. Lahan itu diperuntukkan bagi pembangunan gerai, pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Namun, sebagian keturunan Sutan Nasinok Harahap mengaku tidak pernah memberikan persetujuan atas hibah maupun pembangunan koperasi di lokasi tersebut.

Camat Batang Onang Asmar Hidayat Siregar mengatakan pihak kecamatan telah menyarankan agar pembangunan dialihkan ke lokasi lain untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

“Daripada menjadi konflik, lebih baik dialihkan atau cari tempat yang lain,” ujar Asmar saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).

Asmar mengatakan saran tersebut telah disampaikan kepada kepala desa.

“Saya sudah sarankan kepada Pak Kades untuk mencari lahan yang lain. Saya sudah sampaikan itu,” katanya.

Asmar juga mengakui dirinya ikut menandatangani dokumen terkait bersama sejumlah kepala desa. Saat sebelumnya ditanyakan mengenai status persoalan lahan tersebut, Asmar mengatakan dirinya saat itu memperoleh informasi bahwa persoalan tersebut dalam kondisi aman.

Kini, pembangunan Koperasi Merah Putih di Gunung Tua Batang Onang berada di tengah keberatan sejumlah keturunan Sutan Nasinok Harahap serta pengaduan yang telah disampaikan kepada kepolisian.

Polemik tersebut tidak berkaitan dengan penolakan terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih, melainkan menyangkut lokasi pembangunan yang oleh sebagian keturunan disebut berada di kawasan kompleks makam yang memiliki nilai sejarah.

Di tengah persoalan tersebut, usulan untuk mencari lokasi lain menjadi opsi yang disampaikan pihak kecamatan guna mencegah sengketa lahan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

 

 

(Ang/RN-07) 

 

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Taufik Hidayat, buronan kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya di Bandung, berhasil ditangkap Polda Jawa Barat setelah masuk daftar pencarian orang. (Ist)

    Dedi Mulyadi Apresiasi Polda Jabar atas Penangkapan Taufik Hidayat di Majalengka

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Bandung, ReportaseNews – Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat atas keberhasilan menangkap Taufik Hidayat, yang disebutnya sebagai pelaku tindakan yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan. Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam keterangannya, ia mengaku mewakili masyarakat Jawa Barat untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada […]

  • Green SM jadi sorotan usai kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur. Korban tewas 14 orang, publik kritik pernyataan resmi yang dinilai minim empati. (Ist)

    Polisi Dalami Dua Peristiwa Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus mendalami kasus kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur. Polisi kini fokus mengusut dua rangkaian peristiwa, yakni tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek serta kecelakaan KRL dengan taksi online di perlintasan rel. ‎Pada Jumat (8/5/2026), penyidik memeriksa tiga saksi dari PT KAI […]

  • Takdir Tuhan, Vishwashkumar Ramesh Satu-satunya Penumpang Selamat dalam Tragedi Air India

    Takdir Tuhan, Vishwashkumar Ramesh Satu-satunya Penumpang Selamat dalam Tragedi Air India

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Vishwashkumar Ramesh adalah satu-satunya penumpang yang selamat dalam tragegi jatuhnya pesawat Air India, Kamis (12/6). Warga negara Inggris yang duduk di kursi 11A ini mengatakan kepada keluarganya bahwa dia sama sekali tidak tahu bagaimana dia bisa selamat dari kecelakaan maut tersebut. Informasi tentang adanya penumpang selamat dari kecelakaan tersebut dengan cepat menjadi berita […]

  • Jaga Stabilitas Ekonomi, Kapolri Instruksikan Jajarannya Gandeng GP Ansor dan Banser

    Jaga Stabilitas Ekonomi, Kapolri Instruksikan Jajarannya Gandeng GP Ansor dan Banser

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bantul, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajaran kepolisian untuk memperkuat kolaborasi dengan GP Ansor, Banser, dan Majelis Dzikir Sholawat (MDS) Rijalul Ansor. Tujuannya, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) guna memastikan pertumbuhan ekonomi nasional tetap kokoh di tengah guncangan global. Kapolri menyampaikan arahan itu saat membuka agenda Latihan Instruktur dan Kursus […]

  • Bareskrim Polri mengungkap penyelundupan 23 ton bawang dan cabai ilegal di Pontianak. Komoditas impor tanpa izin diduga masuk lewat Malaysia. (Foto: ReportaseNews/HO-Bareskrim Polri)

    Bareskrim Sita 23 Ton Bawang-Cabai Ilegal di Pontianak

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pontianak, ReportaseNews — Bareskrim Polri mengungkap praktik penyelundupan komoditas pangan dalam jumlah besar di Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi penindakan, aparat menyita sedikitnya 23,146 ton bawang dan cabai kering yang diduga masuk ke Indonesia tanpa prosedur resmi. ‎Pengungkapan dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) sebagai bagian dari operasi penegakan hukum terhadap kejahatan yang […]

  • IJTI Muria Raya mengecam dugaan penghalangan jurnalis saat meliput dugaan keracunan MBG di MTsN 1 Lasem, Rembang. Pihak sekolah belum memberikan klarifikasi. (And)

    IJTI Muria Raya Kecam Penghalangan Liputan MBG di MTsN 1 Lasem

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle And
    • 0Komentar

    Rembang, ReportaseNews – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya mengecam tindakan oknum guru MTsN 1 Lasem, Rembang, yang diduga menghalangi jurnalis saat meliput dugaan keracunan setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (9/9/2026). Jurnalis Rajawali TV (RTV) dan Disway Jateng yang berada di lokasi disebut mendapat larangan mengambil gambar hingga diminta meninggalkan area sekolah. […]

expand_less